nhk

Pasang Piggy Back Pada Motor Mesin Injeksi

 

 

ManiakMotor – Meningkatkan peforma mesin injeksi tak sesulit yang dibayangkan. Cukup beli Piggy Back (PB) yang kerjanya akan otomatis mengubah Electronic Control Unit (ECU).

 ECU ini tugasnya memerintah injektor dan pengapian tanpa tunjuk-tunjuk macam mandor. Ia perintah semprotan bahan bakar dan percikan api berdasarkan permintaan mesin. Mesin kan diperintah sampeyan lewat putaran grip gas.

PB merupakan tahapan awal meningkatkan peforma injeksi, jadi ECU asli tetap terpasang. “Saat ini memang belum lengkap. Maklum masih mainan baru, namun untuk motor tipe sport 250 cc ke atas lumayan tersedia,” kata Angga Kurniawan, pemilik AR-1 Anjany Racing yang lengkap menyediakan PB, untuk dijual tentunya bukan dibagikan gratis.

Portal ini coba langsung pada Kawasaki Ninja 250 dengan PB merek Dynojet Power Commander V (DPCV). Cara pasangnya cukup mudah karena DPCV tinggal dirangkai dengan soket  ECU, throtlle body, injektor dan koil. Itu saja bisa menaikan peforma sampai 5 HP (horse power). Agar lebih pas settingannya disarankan memasang juga peranti bernama Dynojet Auto Tune (DAT).

{Flash=images/IklanYamaha/yamahavixion.swf|width=500|height=160}

Sesuai namanya DAT bertugas menyesuaikan settingan secara real time alias sesuai kondisi. DAT akan mengolah data suhu, beban dan putaran mesin saat bekerja. Makanya DAT juga terkoneksi pada Air Fuel Ratio (AFR) yang menempel di pipa knalpot. “Sekali setting akan berubah dengan sendirinya alias real time dengan kondisi,” kata Angga yang asli Betawi tersebut dan membuka bengkel di kawasan Jalan Panjang, Kebun Jeruk, Jakarta Barat.

Penggunanya bisa memasang sendiri di rumah, asal siap sedia melakukan penyetelan awal menggunakan laptop. Caranya terlebih dahulu mengunduh softwarenya. Pertama pegang pasti akan bingung. “

Sebaiknya disetting mekanik yang mengerti dan terbiasa. Data settin akan disesuaikan dengan kondisi motor konsumen, mulai dari standar sampai yang telahy ganti pert lainnya macam knalpot, filter udara sampai bore-up. Datanya lengkap jadi tinggal dimasukan sesuai kondisi motor,” tutur Angga dari tokonya di Jl. Arteri Kelapa Dua No. 21, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Maksudnya datang aja ke Angga, ketimbang bingung. Di Ninja milik Angga, putaran mesin digeser  sampai 14.000 rpm dari standar 12.000 rpm. Putaran mesin pun naik dengan cepat diikuti angka pengukur kecepatan yang juga bertambah besar. Portal ini mengetes di depan bengkel Anjany, pada persneling 4 kecepatan menyentuh 128 km/jam dengan jarak tak lebih dari 300 meter.

Untuk paket tersebut pemilik Ninja 250 Fi harus menyediakan Rp 3,1 juta untuk DPCV dan DAT Rp 3,5 juta. Adit

TIPS LAINNYA:

Ini Dia, 7 Macam Kotak Elektro Doping Iinjeksi

Tips Bersih-Bersih Filter Fuel-Pump Injeksi Vixion

Ganti Knalpot Racing Pada Motor Injeksi, New Vixion 2013 Paling Mudah

Tips Kopling Starter Yamaha Mio Los

Haluskan ‘Kulit Jeruk’ Porting Motor, Tak Perlu Pisau Korek

 

BAGIKAN