nhk

Pasang Quick Shifter Elektronik Di Motor Harian, Macam SSG Loh

 

ManiakMotor – Quick shifter (QS) yang ini kerjanya eketronik. Barangnya dijual di Indonesia. Nama barangnya Additori Quickshifter (stand alone) dan Dynojet Quickshifter. Konstruksinya berbeda dengan yang pernah dimuat portal ini pada KTM 250SX 2-Tak di drag bike. Barang ini hanya setingkat di bawah teknologi SSG.

“QS yang saya jual bekerja dengan memutus arus listrik pada koil. Itu untuk membebaskan tenaga yang tersalur pada girboks,” buka Angga Kurniawan dari AR-1 Anjany Racing. Tak hanya menjual, Angga pun memasang peranti ini pada Kawasaki Ninja 250 Fi yang dibawanya sehari-hari, Honda CBR1000 dan CBR250 yang dibalapkan di IRS (IndoSpeed Race Series) Sentul.

QS ini sama sekali tidak menggantikan tugas kaki kiri melakukan oper gigi seperti di KTM yang diperintah tabung hidrolik lewat tombol pada tangan. Peranti QS ini persis cara kerja yang digunakan pada  MotoGP dan World SuperBike. Pengendaranya tak perlu turunkan putaran gas untuk menambah gigi transmisi.

Bahkan tuas kopling tidak perlu diremas, gaspol sambil tuas diungkit. “Putaran mesin tidak akan turun drastis, nyambung saja antargiginya,” tambah Angga yang speed shopnya berlokasi di Jl. Arteri Kelapa Dua No. 21, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Dicoba oleh portal ini, memang begitu. Sejak  gigi 1 sampai 6 yang dilakukan pada 12.000 rpm. Terpantau putaran hanya turun 500 sampai 1.000 rpm. Dari raungan knalpot sama sekali tidak ada jeda iramanya, juusss…jussss..juuuuuussss. Kira-kira seperti itu bunyinya. Bagaimana dengan SSG yang diributkan saat ini di MotoGP ya..?

 {Flash=images/IklanYamaha/yamahavixion.swf|width=500|height=160}

Bisa seperti itu lantaran sensor dipasang pada tungkai persneling mengirim sinyal pada microchip ketika tuas persneling bergerak. Kemudian microchipnya memerintah sistem pengapian untuk berhenti seperseribu detik sebelum gigi transmisi berpindah. Dengan begitu proses pengoperan gigi bisa masuk antar gig-gigi karena giginya tidak salaing tekan. Kan tenaga diputus sebentar bro, itu namanya bebas.

Merek Additori Quickshifter (AQ) sifatnya berdiri sendiri atau Angga menyebutnya stand alone quick shifter.  Dynojet Quickshifter (DQ) terkoneksi dengan ECU (Electonic Contol Unit). “Kerjanya sama saja. Di  ECU bisa dilakukan settingan sensitifitasnya melalui komputer, sementara yang stand alone hanya tesedia 3 klik sensitifnya,” papar Angga yang asli betokaw ini.

 AQ seharga Rp 4,3 juta ini  bisa dipasang pada mesin satu silinder sampai 4 silinder. Pada AQ tersedia soket 8 buah yang masing-masing dipasang ke koil 2 soket tiap koilnya. Di Kawasaki Ninja 250 Fi yang dicoba maniakmotor.com hanya terpasang 4 soket, sementara 4 lainnya tidak dipasang. Memang seperti itu, jika hanya 1 silinder berarti hanya dua soket yang terpasang. “Ini bisa juga dipasang pada mesin karburator,” jelas Angga.

Sedang DQ terhubung pada Dynojet Power Commander yang masuk dalam golongan Piggy Back (PB) sebagai penguat ECU. DQ ini terpasang pada Honda CBR 1000 cc 4 silinder milik Angga yang diturunkan di serial IRS. “Jadi tidak ada soket yang terhubung ke koil, semua sudah di atur Power Comandernya,” tukas Angga pada barang dijual Rp 4,5 juta, tapi itu harga diluar PB Dynojet Power Commandernya.

Lebih lengkap surush pasang saja pada AR-1 Anjany Racing di 021-53679239 atau 08129456913 juga bisa via PIN BB 2A9DA35A, monggo. Adit

BACA JUGA

Tips Motor: Membran (Lidah Katup Bulu) 2-Tak Pakai Kartu Remi, Murah..!

Tips Motor; CFM Efisiensi Mekanis Pada Korek Mesin Balap

Tips Motor (Ringan); Bebersih Filter Udara Mio

Tips Motor; Setting Sederhana Spuyer Korek Harian

Tips Motor Drag Bike Pilih-Plih Power Band Mesin 130 Cc – 200 Cc


 

 

BAGIKAN