nhk

Pasca GP Argentina 2018: Kata Rossi, Sinetron Marquez Minta Maaf, Nggak Bernyali

ManiakMotor – Pasca insiden Valentino Rossi vs Marc Marquez di GP Argentina 8 April 2018, sudah tahulah, Marquez minta maaf ke paddock Rossi. Tapi di sana diusir oleh Ucio, tangan kanan Rossi. Hus… hus… get out! 

Tapi menurut Rossi dia nggak keluar dari paddock menemui Marquez, karena mengerti tabiat anak Spanyol tersebut. Hari ini minta maaf, besok-besok melakukannya lagi, “Minta maaf itu hanya sandiwara, ya pura-pura. Bawa-bawa manajer dan terutama kamera televisi,” sebut Rossi dalam wawancara khusus dengan media yang aktif di MotoGP.

Bagi Rossi cara itu sangat tidak bernyali. Marquez orawani kata orang Jawa datang sendiri untuk mengklarifikasi insiden di lap 20 yang membuat The Doctor terdorong sampai keluar sirkuit. Ya sudah, nggak dapat point dan semakin gondok juga tentunya.

“Betul begitu. Dia tidak punya keberanian datang sendiri, karena sudah tahu perbuatannya. Itu hanya sinetron. Makanya saya nggak perlu menemuinya. Soal insiden itu, saya tahu Marc lebih cepat 1 detik dari lap board, kenapa dia tida salip di tikungan selanjutnya, malah menabrakkan motornya ke arah kaki dan motor saya,” geram Rossi.

Kata Rossi, sebelumnya Marquez sudah menabrak Aleix Espargaro dengan kecepatan 200 km/jam. Itu sangat bahaya! “ini MotoGP dan ini adalah balapan paling tinggi di dunia. Bila semua pembalap meniru cara begitu akan terjadi petaka di MotoGP,” ujar Rossi yang bilang sudah memberi pendapatnya pada juri MotoGP untuk bertindak lebih lanjut perilaku Marquez. Raider

BACA JUGA

Klasemen MotoGP 2018, Moto2, Moto3 2018

Pasca GP Argentina 2018: Kata Rossi, Sinetron Marquez Minta Maaf, Nggak Bernyali

Pasca MotoGP Argentina 2018: ‘Kejiwaan’ Marquez’ Harus Diperiksa…! Biang Kerok

Pasca GP Argentina 2018: Kata Rossi Marquez Pemain ‘Kotor’, MotoGP Jadi Balap Liar

BAGIKAN