nhk

Pasca MotoGP Amerika 2017: Vinales Di Mata Wayne Rainey, Ini Kelebihannya

Vinales, rainey, amerika1

ManiakMotor – Penyelenggraan motogp ronde 3 di COTA, Texas, Amerika, lalu (24/4) ada tamu kehormatan di grid saat para pembalap kelas premium di garis start. Dia adalah Wayne Rainey, mantan juara dunia tiga kali (1990-1991, dan 1992) GP500 cc (sebelum ganti nama jadi MotoGP). Karirnya dihabiskan bersama Yamaha, makanya Presiden MotoAmerica itu banyak berada di paddock Yamaha. Dia membicarakan soal Vinales.

Mereka tatap muka pada Sabtu. Katanya, dia seorang gentleman dan saya penggemarnya. Dia pula yang menyamai prestasi saya, menang dua seri berurutan yang saya raih 1990 ketika dia belum lahir. Mengenai insiden di lap kedua, saya tidak melihat kesalahan dengan jelas. “Kejadian itu tidak ada dalam kartu dan itu aneh,” bilangnya.

Ditanya soal kekuatan pembalap berusia 22 tahun. Katanya, Vinales sangat percaya diri, sangat kuat dan bisa mengendalikan emosi. Baik saat di trek maupun di luar.

“Saya pikir ia membalap dengan dirinya sendiri, tapi sangat agresif pada saat bersamaan. Lalu, tahu apa yang diinginkan dari motor,” urai Rainey yang saat membalap, pesaingnnya Eddy Lawson (rekan setim di Yamaha), Kevin Schwantz (Suzuki), Wayne Gardner (Honda), Barry Shaneen (Suzuki).

Kelebihan lain dari Vinales yang diamati Rainey, pembalap Spanyol itu ngerti elektronik saat ini. Juga paham apa yang dia butuhkan untuk dilakukan pada motor untuk mengekploitasi tekniknya. “Dia lah pembalap masa depan.” Rezki

BAGIKAN