nhk

Pasca MotoGP Austin: Hampir Merenggut Nyawa, Rossi Dukung Skors Dua Minggu Untuk Oncu!

Maniakmotor – Sembilan kali juara dunia, Valentino Rossi merupakan pembalap paling senior dan paling berpengalaman yang ada di paddock MotoGP saat ini. Bahkan murid – murid binaannya juga berpartisipasi dalam kelas paling tinggi di MotoGP, seperti Francesco Bagnaia yang saat ini berada di posisi ke dua klasemen semantara.

Tentunya murid Valentino Rossi juga ada di kelas Moto3, dan melihat kecelakaan besar kemarin doski pun turut prihatin. Lantas dua minggu lalu di kelas terkecil atau ringan kejuaraan WSSP 300 juga terdapat kecelakaan mematikan hingga merenggut nyawa adik sepupu Dean Berta Vinales.

Oleh karena itu, Rossi juga turut mendukung penghukuman Deniz Oncu yang menutup racing line dengan tiba – tiba, menjegal ban depan Alcoba hingga menyebabkan kecelakaan yang sangat hebat di track lurus belakang sirkuit COTA. Hal ini hampir merenggut nyawa pembalap lainnya yang dibuat jatuh itu.

Rossi menyikapi hal ini sebagai sesuatu yang patut untuk dihindari pada balapan – balapan berikutnya. “Dan penalty merupakan sesuatu langkah yang patut diambil untuk memberikan kejeraan kepada pembalap. Karena saat ini kita harus melakukan sesuatu pada situasi yang sudah tidak dapat dikontrol ini.” Sebut Valentino Rossi dengan prihatin.

Menurutnya membuat jera adalah salah satu cara yang bisa diambil untuk mencoba menghentikan tragedi – tragedi lainnya seperti ini. “Mereka harus mendapatkan efek jera dan menaruh di rumah selama beberapa minggu adalah salah satu cara untuk bisa membuat mereka merenung sejenak dan mencoba untuk tida mengulanginya lagi.” Tambah Rossi

Rossi berharap manuver – manuver seperti ini bisa lambat laun menghilang. “Ini olahraga yang berbahaya, enggak bisa main – main dengan nyawa. Kau harus menghormati nyawamu sendiri dan nyawa orang lain pada olahraga seperti ini.” Jelas Rossi dengan nada bicara yang serius.

Namun kecelakaan hari itu menurutnya tidak sepenuhnya salah pembalap. “Panitia juga salah karena malah membuat lima putaran setelah restart. Itu sama seperti melakukan rulet Rusia, seperti menaruh satu peluru di dalam pistol dan mengarahkannya kepada anak – anak tersebut. Dengan begitu seharusnya panitia juga belajar dari kesalahan ini.” Tutup Rossi dengan harapan balap motor bisa semakin aman kembali.

Raider

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/customer/www/maniakmotor.com/public_html/wp-content/themes/Newspaper/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353