nhk

Pasca MotoGP Australia 2018: M1 Vinales Diubah Sakelar Elektroniknya

Vinales juara Australia 2018

ManiakMotor – Maverick Viñales menghentikan penyiksaan pada Yamaha dengan kemenangan di Phillip Island, Australia (28/10). Betapa tidak, Yamaha tanpa kemenangan 25 ronde. Banyak bangat! Kalau dihitung dengan hari, ada 490 hari Yamaha puasa.

Dihitung dengan bulan, 16 bulan lebih tanpa predikat tim pabrikan atau satu tahun, empat bulan, tiga hari menunggu juara seri, “Hari yang luar biasa, walau awalnya sempat ketar-ketir. Saya tidak berharap di awal lomba terjebak ke-10. Saya sempat mengatakan bodoh pada diri sendiri. Eh Mav apa yang kamu lakukan,” cerita Vinales untuk mencambuk dirinya sendiri.

Potensi Vinales bukan kebetulan. Sejak sesi latihan sebelumnya, dia nggak keluar dari 3 besar. Motornya sangat melawan. Vinales juga termasuk pakar untuk sirkuit menikung cepat, cocok pula dengan motornya. Jadilah penyatuan yang memang sudah waktunya juara buat Yamaha.

Vinales mengakui timnya memperbaiki sakelar elektronik. Nggak dijelaskan, apakah bisa mengubah kerja akselerasi. Namun dari laju M1 Vinales, itu ada perbaikan. Bayangkan dari P10 hanya butuh empat lap langsung memimpin dan mengasapi yang kedua sampai 4 detik. Memang di ujung lap tinggal 1.8 detik, lantaran Vinales menjaga bannya.

Pendeknya, Vinales memang layak menolong wajah Yamaha. Diakuinya timnya sudah bekerja keras sejak awal sesi di Autralia, “Kami butuh kemenangan untuk cambuk diri sendiri dan tim untuk tahun depan. Dan memang di trek ini gaya saya cocok. Maka itulah saya tampil lebih unggul dari yang lain,” tutup Vinales dengan senyum yang mantap bangat. MM

BACA JUGA

Menurut Rossi Gaya Vinales ‘Menolong’ Yamaha di Australia, Dia Berbeda

BAGIKAN