nhk

Pasca MotoGP Belanda 2017: Dovizioso, Amankan Klasemen, Sachsenring Tanda Tanya

ManiakMotor – Dalam sejarahnya Ducati setelah Casey Stoner, baru sekarang ada yang memimpin klasemen. Bisa saja sejarahnya Andrea Dovizioso selama 9 tahun berada di MotoGP, sanggup memimpin klasemen jelang paruh serial. Karena itu, dia nggak mau gegabah. Jatuhnya Maverick Vinales persis di depannya, di saat itu juga,  Dovizioso tahu ber alih pimpin klasemen.

Cara bermainnya pun berubah cenderung cari aman. Padahal sempat tercecer jauh, jelang hujan rintik-rintik dia bisa kejar rombongan depan. Sempat memimpin namun tiba-tiba sadar. “Wah hujan mulai besar. Saya lebih berhitung memimpin klasemen, ketimbang nggak dapat sama sekali,” alasan Dovizioso yang cukup masuk akal karena berubah memimpin 4 angka dari hasil ke-5 di Assen.

Bisa jadi dalam alam pikiran Dovi, wajib pelihara sekalian merebutny, siapa tahu apa saja bisa terjadi. Bisa terjadi juara dunia. Tinggal doa yang kuat diharapkan darinya. Bagi dia, dalam 8 seri lalu saban balapan akan terjadi yang aneh-aneh. Seperti anehnya dia juara dua kali dalam seminggu dan  diizinkan memimpin klasemen. Mantap kan.

Dovi mengaku dan adalam data, sebelum hujan ringan dia sebenarnya kencang. Bahkan lebih cepat dari lawan, makanya bisa menangkap buntut para pembalap di depan. Itu tadi, dia nggak mau kehilangan banyak poin lantaran hujan. “Artinya saya kompetitif dan fakta Ducati mulai serba bisa di semua sirkuit,” tambah Dovi.

Memang sih ditunjang progressnya Ducati. Sejak dari Jerez dan hanya gagal di Lemans, merek Ducati tersebut selalu berada di podium. Yang jadi pertanyaan sampai di Sachsenring yang tipe sirkuitnya macam mana gitu? Dan itu ujian yang diklaim Dovi, Ducati saat ini bisa di semua sirkuit. Miolo

BACA JUGA

Klasemen MotoGP 2017, Moto2, Moto3 2017

BAGIKAN