nhk

Pasca MotoGP Belanda 2017: Vinales, Kesalahan Sejak Kualifikasi, Itu Sebabnya Jatuh

25 Vinales assen 2017b

ManiakMotor – Tekanan memang harus dirasakan Maverick Vinales. Beban di pundaknya sangat besar dari Yamaha, fans, dan bahkan dirinya sendiri. Beban ingin juara dunia bro, setelah mendapat tim dan motor kualitas juara. Apalagi sejak tes pramusim sampai dua seri awal jagonya.

Saat lomba kecuali di Jerez dan Catalunya memang masalah motor. Tapi di belakang itu, M1 nggak ada masalah. Maka kesalahan ada pada Vinales sendiri. “Memang kesalahan saya sejak di kualifikasi, bukan saat lomba yang jatuh. Sesialnya, grid itu harus di enam besar,” sesal Vinales dengan sedih sekali yang sekarang pimpinan klasemennya tergusur Andrea Dovizioso akibat nol point di Belanda.

Maksudnya, dengan start dari grid 11 dia harus berjuang untuk ke depan. Konsentrasi, fisik, dan ban motor harus diforsir duluan. Bukan tak mungkin melakukan kesalahan dalam keadaan demikian. Artinya tertekan juga. Jadi soal jatuh itu, kesalahannya terjebak di grid 11. Padahal motor sangat mumpuni yang di saat kerting dari kombinasi semua sesi, M1-nya yang tercepat di Belanda.

Menurut Vinales sudah ribuan kali dia melewati chicane tempat dia terjatuh. Makanya sulit menjelaskan soal jatuhnya. “Sulit dijelaskan. Sebabnya karena start dari grid 11. Untuk itu, harus belajar banyak pada kualifikasi,” tambah Vinales.

Datang ke Sachsenring, Jerman, minggu ini atau lombanya 2 Juli 2017, juga bukan perkara gampang. Selama ini sirkuit yang pendek bertipe stop and go, itu menjadi milik Honda. Apalagi banyak tikungan kiri lantaran berlawanan arah jarum jam yang jadi santapan Dani Pedrosa. Sedang stop and go-nya, renyat buat Marc Marquez. Miolo

BACA JUGA

Klasemen MotoGP 2017, Moto2, Moto3 2017

BAGIKAN