nhk

Pasca MotoGP Belanda: Rossi Memainkan Feeling, Sasis Baru Dipuji-Puji

ManiakMotor – Di tulisan cepat di portal ini saat balapan finish dan ceritanya muncul, semua pembalap dan tim disebut set-up merena berdasarkan feeling melakukan race GP Belanda. Sebab susunan setingan mereka untuk kering nggak tuntas, kondisi itu  hanya didapat saat sesi latihan hari pertama. Set-up dibawa ke balap belum bisa disimpul. Apalagi hari kedua hujan terus. Saat warm-up pun kondisi basah. Tapi saat balapan Minggu 25 Juni 2017 kering dan di ujung ada hujan rintik-rintik.

Diakui Valentino Rossi, pilihannya pada setelan motor hanya berdasarkan data hari pertama dan selebihanya feeling. “Balapan di Assen semua sesuai feeling pada ban dan set-up  lainnya. Termasuk menentukan nggak masuk pit ketika hujan rintik-rintik di ujung balapan,” kata Rossi yang dengan senangnya menyebut kemenangan di Assen yang ke-10 dan akan sulit dilewati bagi siapa saja.

Feeling yang terlihat berjudi besar adalah penggunaan ban medium-hard, karena sebagian memilih soft-soft atau medium-medium. Maklum cuaca di sekitar Assen saat itu mendung alias dingin, suhu lintasan sangat rendah. Artinya, ban pilihan Rossi akan lama mencapai suhu idealnya bersenyawa dengan aspal.

Faktanya dengan ban itu dari lap awal dia bisa menjaga jarak dengan Johann Zarco dan Marc Marquez. Malah sebelum separuh lomba dari 26 lap di Assen, dia mulai menyerang Marquez dan berhasil. Selanjutnya dia ‘mengerjai’ si Zarco yang sudah mulai kehabisan ban soft-softnya.

“Itu karena sasis baru sesuai dengan cara yang diinginkan. Ini kemenangan penting, bukan hanya di klasemen, kembali jadi nomor satu sangat fantastis, setelah setahun puasa podium pertama,” tambah Rossi yang di klasemen jadi ketiga, hanya beda 7 angka dari Andrea Dovizioso yang memimpin, tiga angka dari Maverick Vinales yang teman setimnya jatuh di Belanda.

Feeling berikutnya tentu hujan saat 10 laps to go. Rossi tidak terpancing masuk pit ganti motor dan hanya berharap hujan tidak membesar. Eh benar juga, hujan sangat tanggung dan ban slick masih bisa digunakan. Dia pun mendapat serangan dari Danilo Petrucci sampai finish. Tapi dengan penguasaan sirkuit yang sudah khatam, ban slick pun jadi ban basah. Maksudnya cara Rossi mengendarai yang halus. Miolo

BACA JUGA

Klasemen MotoGP 2017, Moto2, Moto3 2017

Hasil MotoGP Assen Belanda 23, 24, 25 Juni 2017 Moto3 Dan Moto2

BAGIKAN