nhk

Pasca MotoGP Inggris 2017: Marquez Anggap Sial, Peringkat pun Turun, Padahal Mesinnya….

Marquez, silverstone, motogp1

ManiakMotor – Adakalanya feeling seorang pembalap sangat kuat dalam satu event. Contohnya, di Silverstone. Jelang balapan Rossi pasang target podium ketiga, terbukti benar. Kemudian Marc Marquez tak ingin mendekati limit, ternyata mesinnya jebol. Tapi, apakah gangguan teknis dikarenakan ia melebihi batas dalam menguras performa mesin RC213V?

Marquez mengaku melarikan RC213V tidak maksimal. Bahkan ia sengaja menguntit tiga pembalap di depannya dan akan menyerang lima lap terakhir. Bisa jadi, lantaran ia mengandalkan ban keras depan-belakang. Sayang, sisa tujuh lap di jalur lurus Stowe saat melaju dengan kecepatan 298 km/jam, mesin mengeluarkan asap.

Apesnya, Marquez justru berlaga pakai mesin baru. Dan ini kejadian pertama setelah sebelumnya pada 2007 dan ini pertama kali dialami Marquez. “Sungguh sial karena saya merasa hebat di motor dan sudah berusaha mengatur waktu dan menunggu sampai putaran terakhir,” sesalnya.

Padahal, menurutnya tidak ada tanda-tanda sebelumnya. Diperkirakannya, ini ada beberapa masalah teknis. Ketika toda belakang mengunci di trek lurus, dirinya spontan menarik tuas kopling. Mesin yang gagal justru diperkenalkan di Brno lalu.

Apakah mesin meleduk lantaran efek dari dirinya jatuh di FP2? Dengan tegas marquez jawab,”Tidak!” “Saya memakai mesin ini hanya sepanjang akhir pekan saja. Dengan kejadian ini, tim menganalisis semua mesin,” pungkas Marquez yang kini peringkatnya turun kedua dengan 174 di belakang Dovi (183). Rezki 

BACA JUGA

http://maniakmotor.com/klasemen-motogp-2017-moto2-moto3-2017/

BAGIKAN