nhk

Pasca MotoGP Misano-2 2020: Quartararo ‘Ngamuk’ Banting Helm Di Race Direction..!

Quartararo (20) saat bertarung dengan Pol Espargaro (44) dan Joan Mir (36), sering melanggar track limit

ManiakMotor – Bagi yang nonton ronde-7 MotoGP di sirkuit Misano, San Marino pada 20 September 2020, pasti tahu Fabio Quartararo dapat penalti. Sebab pada tayangan itu memang langsung tersambung pada sistem para juri peraturan MotoGP sedang berlangsung. Mereka itu yang disebut Race Direction para utusan FIM.

Di tayangan live tv itu tertulis long lap penalty. Artinya, Quartararo telah lima kali menginjak track limit sesuai peraturan terbaru. Sistem ini juga virtual langsung tersambung pada panel dasbor setiap peserta. Maksudnya selain tersambung ke televisi juga pada elektronik peserta termasuk pada M1 Quartararo.

Dari sinilah yang membuat Quartararo usai lomba langsung ke ruang Race Direction. Di sana dia ngamuk-ngamuk. Karena nggak ada solusi alias dia tetap ke penalti 3 detik dan jadinya keempat, dia nggak puas. Ngomel-ngomel dan banting helm. Pastilah kaca helmnya pecah, batoknya sih aman, hehe.

“Saya tidak mendapat sinyal peringatan pada panel dasbor untuk dua pelanggaran track limit. Di mana dan kapan itu terjadi? Apalagi harus mejalankan long lap seperti di tv. Saya nggak dapat itu. Tapi untuk tiga pelanggaran track limit sebelumnya, itu saya tahu. Dua belakangan, saya tidak terima sama sekali,” terang Quartara seperti ditulis motogp.com.

“Jadi ya, kecewa dan frustasi mendapat penalti tambahan 3 detik dan gagal podium,” lanjut Quartararo sambil meninggalkan ruang Race Direction dengan sangat tidak puas. Karena keputusannya, dia tetap keempat dengan 12 point. Dengan begitu di klasemen kedua dengan 83 point sama dengan Maverick Vinales yang juara. Beda 1 angka dengan Andrea Dovizioso yang memimpin klasemen dengan 84 point.

Tapi memang, Race Direction punya pendapat seperti dilansir motogp.com; bila yang kena penalty long lap mengabaikan, dia dapat tambahan tiga detik waktu tempuh ketika finish. Itu yang sudah seharusnya dijalankan saat menjalankan long lap. Di saat sama juga, situasi saat itu sudah tak memungkinkan Quartararo menjalankan long lap, karena keburu finish.

Razlan Razali sebagai bos Peronas SRT, memberi komentar. Katanya bukan hasil yang mereka persoalkan, tapi keadilan, “Jelas kami kecewa dengan penalti diberikan pada Fabio. Tapi memang begitulah adanya. Kami harus terima posisi keempat,” terang Razali dengan nada datar.

Sabar Fabio, orang sabar dikasihani…! Miolo

BACA JUGA

Jelang MotoGP Catalunya 2020: Akhirnya Quartararo Minta Maaf..?

Jelang MotoGP Catalunya 2020: Tiba-Tiba Perhatikan Suzuki Joan Mir, Peluang Juara Dunia..!

Hasil MotoGP Misano-2 18 – 20 September 2020 Moto2 Dan Moto3

Klasemen MotoGP 2020, Moto2 Dan Moto3

Pasca MotoGP Misano-2 2020: Ducati Bagnaia Dan Miller Dikalahkan Ter-Off, Masuk Akal????

Pasca MotoGP Misano-2 2020: Vinales Juara Dengan Temuan Set-Up M1-nya Untuk Lomba..!

Race MotoGP Misano-2 2020: Vinales Juaranya, Rossi Jadi Sialnya Italia Cs..!


Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353