nhk

Pasca MotoGP Misano 2017: Finish Ketiga, Ini Pemicu Dovi Tidak Meladeni Marquez Dan Petrucci

Dovi, Misano, MotoGP

ManiakMotor – Kekhawatiran Dovizioso akan hujan saat balapan menjadi kenyataan. Kemudian, ia tidak berani mendorong motor melebihi batas untuk mengamankan posisi teratas klasemen sementara. Hasil memetik 16 angka di kandang sendiri merupakan pencapaian yang luar biasa dengan keputusannya yang berani, kemarin (10/9).

Apa itu? Dovi memutuskan pakai fairing “hammerhead” saat balapan tanpa ada penjajalan di saat latihan bebas sampai kualifikasi. Kendati itu fairing lama (versi pendek) ketimbang rekannya Lorenzo pakai model baru lebih panjang ke bawah. Paling tidak, butuh sinkronisasi bagian lain pada motor dengan trek 4,2 km.

Dampaknya, selama 28 lap dirinya manteng di posisi ketiga. Bahkan saat disalip Petrucci pun, DesmoDovi tidak terpancing balik menyerang. Diakuinya kalau ia tidak siap membetot GP17, minimal sampai batas maksimum.

“Saya menyadari dari beberapa lap pertama bahwa lomba ini sangat sulit. Ditambah lagi, daya cengkeram roda depan tidak baik. Ini mengherankan,” tandasnya. Makanya, saya pun memutuskan untuk tidak bertarung dengan Petrucci dan Marquez.

Apalagi berani mengambil tindakan seperti dilakukan Marquez sampai membuat motornya goyang kuat di lap 3. Kenekatan itulah memberi peluang kepada Petrucci dapat menyalip pembalap Honda, meski dapat dengan cepat dibalas. Baru lap 6, test rider Ducati itu kembali melewati Marquez.

Nah, dengan raihan angka yang sama 199, Dovi hanya bisa berjuang. Karena di seri Aragon, Marquez dinilanya sangat kuat. Lalu, ada tiga balapan berturut-turut dan sisa lainnya, ia tidak bisa menentukan sirkuit mana yang cocok buat Ducati. Terpenting, tegasnya, saat balapan trek kering. Rezki

BACA JUGA

http://maniakmotor.com/klasemen-motogp-2017-moto2-moto3-2017/

http://maniakmotor.com/hasil-motogp-san-marino-2017-10-september-moto2-moto3/

 

BAGIKAN