nhk

Pasca MotoGP Misano 2018, Apalagi Alasan Rossi…? Diperkuat Vinales..!

ManiakMotor – Perdebatan di medsos grup MotoGP, mengemuka Valentino Rossi suruh pensiun saja. Penampilannya sudah dimakan usia 39 tahun. Banyak juga yang membela, persoalan di Misano, San Marino saat lomba Ahad 9 September 2018, semata lemahnya Yamaha saat suhu aspal meningkat.

Rossi hampir ke-8 dan tertolong Jorge Lorenzo jatuh maka ke-7. Finish pun tertinggal 19 detik dari juara. Kata Rossi keadaan motor jauh berbeda dengan sesi latihan, “Di race ini harapannya podium, karena kemarin FP4 menjanjikan. Namun, sangat disayangkan tidak kompetitif di Misano, di depan fans,” kata Rossi yang juga kehilangan posisi kedua di klasemen yang diambil Andrea Dovizioso yang juara.

The Doctor mengaku bingung, Minggu itu semua menjadi sulit yang kurang dimengerti olehnya dan tim. Itu sudah terjadi sejak sesi warm-up dan berlanjut ke lomba. Dia juga menunjuk persoalan sama menimpa Maverick Vinales dan Johann Zarco yang menggunakan M1. Rossi dan mereka lebih lambat 1 detik dari hasil sesi latihan.

Alih-alih Rossi menyalahkan suhu yang meningkat. Juga serbuk kompon ban Dunlop yang dipakai Moto3 dan Moto2. Kompon itu sulit senyawa dengan Michelin pada roda M1. Jadi pertanyaan, kenapa merek lain nggak masalah, “Sudah lama kami bicara karet sisa Moto2. Apa itu benar? Tapi kenyataannya begitu di beberapa trek, bikin masalah buat Yamaha dari pada yang lain. Susah juga, sebab kenyataannya Honda dan Ducati waktu lap mereka persis saat latihan,” tambah Rossi beralasan di Crash.

Diperkuat oleh Vinales, rekan setim Rossi. Katanya, jika gripnya mantap, Yamaha M1 adalah motor yang sangat kompetitif. M1 punya sasis yang sempurna kok. Saat kaya grip itu, menurut Vinales, peran elektronik boleh dilupakan seperti sesi-sesi latihan terutama pagi di Misano.

Akan tetapi sebaliknya seperti lomba di Misano yang lincin, di situ peran elektronik sangat dibutuhkan, “Sayang peranti ini sepertinya jadi ngaco saat ban kurang grip. Elektroniknya belum siap kalau situasinya licin. Maka saat itulah sangat sulit membawa motor lebih cepat pada akurasinya,” kata Vinales yang ke-5 dan sebelumnya difavoritkan bersaing ke depan.

Begitulah sementara alasan untuk menjawab medsos. Miolo

BAGIKAN