nhk

Pasca MotoGP Motegi 2017: Penyakit Klasik Jatuhkan Rossi, Peluang Juara Dunia Habis

ROSSI, RACE MOTEGI, MOTOGP

ManiakMotor – Doa Valentino Rossi agar saat balapan di Motegi turun hujan udah dipenuhi. Eh, dia malah terjatuh mengakibatkan kondisi badan kian parah. Dan race ronde ke-15 yang berlangsung 24 lap menutup peluangnya merebut gelar ke-10, kemarin (15/10).

“Begitu menyadari apa yang terjadi, saya sudah terbang di udara,” kenang The Doctor. Diakuinya, kecelakaan di T8 yang kedua kali lebih besar dibandingkan sehari sebelumnya (kualifikasi) di T7.

Rossi balap 24 lap dengan kondisi badan sudah terasa sakit-sakit. Dengan adanya genangan air, tentu bikin rasa nyerinya kian jadi-jadi. Karena, dia harus menahan setang dengan kuat karena adanya goyaangan yang kuat dari roda saat menerjang genangan air.

Sebagai pembalap senior, ia bisa mengatasi gangguan tubuhnya. Dukungan motor yang tidak maksimal ikut mempercepat proses insidennya.

Rossi cerita, kala berada di belakang Aleix Espargaro (Aprilia) dirinya coba untuk tidak menyerah. Hanya, setiap belok ke kiri ada masalah. M1, katanya tidak punya daya cengkeram. Rasanya seperti naik berkendara di atas es.

“Dengan bukaan gas yang konstan, roda belakang meluncur. Itu sangat cepat dan ketika saya menyadari apa yang terjadi sudah terbang. Rasa sakit di mana-mana,  beruntung kaki tidak apa-apa,” uangkapnya.

Ia mengaku sudah banyak berjuang sepanjang akhir pekan. Tapi, masalah pegangan, terutama belakang dengan ban Michelin memberi banyak masalah. Tidak hanya dalam kering, dalam segala kondisi. Sudah gitu, tekannya, dengan motor yang berbeda, masalah pun beda. “Artinya, ada yang beda. Susah dimengerti karena di Honda dan Ducati ban bekerja,” keluh Rossi yang tertinggal 76 anggka sama Marquez. Sedang balapan tinggal 3 seri (75). Pupus sudah. Rezki

BACA JUGA

http://maniakmotor.com/klasemen-motogp-2017-moto2-moto3-2017/

http://maniakmotor.com/hasil-motogp-motegi-2017-moto3-moto2-13-15-oktober-2017/

BAGIKAN