nhk

Pasca MotoGP Qatar 2017: Lorenzo Akui Belum Bisa Ikuti Gaya Dovizioso

lorenzo, motogp, qatar

ManiakMotor – Finish ke-11 pada balapam pembuka di sirkuit Losail, Qatar (26/3), menurut Jorge Lorenzo bukan debut impian dan sangat mengecewakan. Karena, rekan setimnya Dovi justru berhasil naik podium. Berarti, Ducati Desmosedici GP17 tak bisa dibilang jelek. Apalagi, trek Losail sangat ideal buat Ducati.

Saat lomba menempuh 20 lap, juara dunia tiga kali itu sudah menunjukkan perjuangan dengan keterbatasannya. Start dari posisi ke-12 langsung melorot ke-16 akibat motor ke luar jalur sedikit. Sampai lap ke-11 dirinya menduduki urutan kesembilan dan finish ke-11.

Lorenzo tidak menyalahkan pembatalan FP4, hanya peluangnya untuk mendapatkan setelan balapan jadi sirna. Ditambah, katanya, siatuasi tidak membantu dan bukan kondisi ideal untuk debut. “Kalau saya tidak melebar di tikungan keempat, saya bisa berada di kelompok depan sampai pertengahan lomba,” yakin JL.

Kok, hanya sampai setengah? Karena, katanya, ia tak akan bisa menjaga kecepatan 1:56 ketika daya tahan ban belakang menurun. Di awal balapan tentu bisa, tapi kemudian akan bermain di antara  1:57 dan 1:58. Padahal, ia dan Dovi memakai jenis ban yang sama, medium (depan) dan soft (belakang), tapi Dovi sanggup meladani persaingan sama Vinales.

Diakuinya, Dovi orang yang sangat pintar, tetap fokus dan tidak membuat kesalahan dalam kondisi sulit. Sehingga, ia mendapat maksimum dari motor sepanjang balapan. “Ketika ban belakang mulai drop, Dovi bisa tampil lebih baiklantaran menggunakan rem belakang yang lebih atau naiknya berbeda,” papar JL. “Jujur, saya belum siap untuk memperjuangkan sesuatu yang besar. Masih ada tes di Jerez, di situ kita akan coba hal-hal baru,” tutupnya. Rezki

 

BAGIKAN