nhk

Pasca MotoGP Sepang 2017: Rossi Gagal Podium, Penyakit Akut M1 Kambuh, Takut Kejadian Motegi

Rossi, sepang, MotoGP

ManiakMotor – Bagi Valentino Rossi, motor balap ibarat ‘organ tubuh’ kedua mereka. Sewajarnya, jika ia mengetahui betul bagian mana yang lemahnya. Seperti pada Yamaha M1 yang sangat lemah menaklukkan trek licin (hujan). Makanya, jelang balapan ronde-17 ia sangat berharap kering.

Kenyataannya, doanya tidak terkabulkan dan ia harus puas finish ketujuh di Sepang, Malaysia, kemarin (29/10). Hasil ini lebih buruk di banding tahun lalu yang masih naik podium kedua.

M1 di basah, sebutnya, sulit dikendarai dan tidak punya pegangan. Mimpi podium atau kemenangan di negeri jiran dihanyutkan oleh badai hujan. Padahal, jika kondisi trek kering The Doctor yakin mampu bersaing. Apalagi di FP3 ia satu-satunya mengukir best time 1:59.947 yang lain 2:00.

Ketika awam mulai kelam saat berlangsung moto2, Rossi mulai khawatir. Itu diakuinya, tapi dia tidak putus asa karena sudah ada data trek licin dari FP2 (Jumat). Kelemahan M1 saat itu, tiadanya pegangan belakang, motor sulit dikendarai dan sangat berbahaya.

Nekad tampil lebih, Rossi tidak mau menerima risiko seperti di Motegi. Ia tersungkur lantaran memaksa diri melebihi batas. “Ini cukup membuat frustrasi. Pada 10 sampai 12 lap pertama, saya memiliki kecepatan yang sama tapi tidak bisa meningkatkannya. Jadi, motor di basah sangat sulit. Ini memalukan,” urainya.

Rossi kemudian menceritakan bahwa sekiranya ia tidak kecelakaan patah kaki akibat latihan motocross (segar bugar), belum tentu juga bisa merebut juara dunia ke-10. Pasalnya, ya itu, penyakit kronis pegangan belakang.

Tahun ini, katanya, tim sudah menyodorkan lima sasis baru. Semuanya, belum sinkron sama roda belakang. Mungkin ini tidak didukung data. 

Berarti, tahun depan bisa hebat, dong! Rezki

BACA JUGA

http://maniakmotor.com/klasemen-motogp-2017-moto2-moto3-2017/

http://maniakmotor.com/hasil-motogp-sepang-malaysia-27-29-oktober-2017-moto2-moto3/

 

BAGIKAN