nhk

Pasca Race MotoGP Argentina 2017: Penampilan Rossi Hebat, Tidak Merasa 38 Tahun

rossi,motogp,argentina

ManiakMotor – Janji kejutan kedua dari Valentino Rossi di MotoGP Argentina, ternyata ditepati oleh The Doctor. Start dari baris ketiga alias urutan ketujuh berhasil finish kedua. Lebih baik dari Qatar, dilepas ke-10 naik podium ketiga. Sukses Rossi ini diraih tidak secara kebetulan karena pesaingnya ada yang jatuh dan memble penampilan lawan. Seperti diceritakannya, ada beberapa faktor bikin ia tampil hebat dan naik podium ke-233 dari karir balapnya ke-350.

Dengan start ke-7 dari dua kali ikut kualifiklasi, katanya itu sudah menyenangkan dirinya. Terlebih di depannya rekan setimnya, Vinales (start ke-6) sehingga ada patokan. Meski, diakuinya, Vinales sangat cepat dan sudah tidak mungkin terkejar dengan jarak 2,9 detik. “Vinales terlalu jauh begitu saya lolos dari Cal (Crutchlow),” kata Rossi yang saat sesi latihan nggak pernah 1:39, tapi saat lomba rata-rata bermain di situ dan fastest lap 1:39.877.

Tak cuma itu. Selama 25 lap, fisiknya stabil dan tidak merasa seperti berumur 38 tahun. Ini berkat latihan yang terus menerus tak kenal umur, apalagi jelang balapan. Rossi merasa nyaman berada di atas motor dan mendorong M1. Trus, fisik bisa terjaga lantaran konsentrasinya fokus hanya menyerang Cal Crutchlow. Sementara posisi lawan di belakang cukup jauh.

Sudah fisik baik, performa M1 pun mendukung. Perbaikan pada sistem rem yang dilakukan pabrikan Yamaha, menambah ketebalan kepercayaannya saat lomba. Kondisi mesin juga lebih kompetitif, “Hanya di trek lurus saja masih kurang. Kami memiliki drivebility yang baik,” papar Vale yang tak sebut kenapa trek lurusnya kurang kencang  pada top-nya.

Rossi juga sebut pemilihan ban medium untuk depan dan belakang yang tepat. Satu lagi, katanya, membaiknya keseimbangan motor dan pengereman sangat kuat. “Padahal, kondisi trek Termas sangat sulit, kotor dan bergelombang pula. Sekarang saya melihat ke depan ke Austin (ronde 3),” pungkas Rossi yang tak sebut memang kelebihan M1 soal menikung kencepatan tinggi seperti karakter Termas. Rezki

BACA JUGA

Klasemen MotoGP 2017, Moto2, Moto3 2017 

Hasil MotoGP Argentina 7, 8, 9 April 2017 Moto3 Dan Moto2

BAGIKAN