nhk

Pasca Race MotoGP Argentina 2018: Sebab Marquez Jadi ‘Banteng’ Spanyol Menanduk Rossi

ManiakMotor – Panik membuaty feeling ngaco. Panik karena situasi start yang kacau sehingga hanya Jack Miller yang tetap di posisi startnya. Yang lain termasuk Marc Marquez mundur 4 baris ke belakang. Saat start pun RC213V-nya mati dan dia sudah diinsruksikan keluar dan melakukan start dari pit line. Tapi tetap bandel start dari grid posisinya ketika motor berhasil hidup.

Saat lomba dia diinstruksikan menjalani hukuman penalti lewat pitline. Keluar dari pit posisi 19 membuatnya seperti banteng liar yang terluka. Macam permainan matador di negaranya, “Saya kaget. Di panel instrumen (dasbor kalau di mobil) menyala penalti lap ke-5. Padahal saya tahu saat start kalau motor mati, harus kembali ke pit. Tapi marshall saat itu jempolnya ke atas, tanda nggak ada masalah,” kata Marquez menandakan dia panik karena tak menduga motor mati sebelumnya kena hukuman.

Sebenarnya peraturan balap motor di mana pun saat mesin mati dia harus angkat tangan, katanya itu sudah dilakukan Marquez, namun nggak ada reaksi dari marshall. Juga pembalap tak bisa menghidupkan motornya, apalagi dilarang berlawanan arah kembali ke gridnya seperti yang dilakukan Marquez ketika motor berhasil hidup.

Okelah semua sampeyan sudah tahu. Feeling yang los terutama berkaitan dengan rem, ban dan kondisi sirkuit. Marquez lupa dan semata mengejar ke depan, terkesan mengabaikan semua tata krama balapan. Dengan siatuasi yang panik, dia juga lupa titik pengereman tidak seperti dalam keadaan sirkuit normal dengan ban normal dan pengereman normal. Termasuk kontrol motor bisa meleset puluhan sentimeter sampai meter melebarnya.

Insiden sebelum dengan Valentino Rossi, Marquez sudah menyeruduk Aleix Espargaro dan Takaaki Nakagami, bahkan memaksakan masuk dengan Franco Morbidelli. Semua feeling pengereman Marquez sama sekali nggak jalan membuatnya repot mengontrol motor dan berbahaya buat pembalap lain. Motor dia masih tetap meluncur walau Marquez sudah mengerem sejadinya. Yang nahan laju motornya justru motor di depannya. Karena kurangnya pegangan aspal dengan ban.

Dalam situasi begitu, motor bergeser banyak dari titik pengereman dan racing line. Juga tak bisa segera mengkoreksi handling sesuai maunya Marquez. Makanya usai dia menyeruduk angkat tangan minta maaf, karena kelihatannya nggak ada unsur kesengajaan, tapi seharusnya tahu diri, “Dengan Aleix saya melakukan kesalahan besar. Ternyata motor lebih cepat dari dugaan saya sebelum masuk di celah Aleix. Saya tidak menyadarinya,” kata Marquez yang dari insiden ini dia kena hukuman mundur satu posisi.

Beda lagi dengan Rossi. Menurut Marquez feelingnya sudah tepat, tapi ada jebakan maut. Menurut portal ini, seharusnya Marquez lebih tenang. Masuk 10 besar saja, itu sudah dapat point. Dia pasti tahu situasi yang tidak normal di mana-mana jalur penuh ‘tipu’. Berhubung panik dan menjadi buru-buru karena merasa sanggup yang kebetulan didukung motor  kencang di Argentina ketika lomba, semua dilabrak seperti banteng liar.

Apa itu jebakan maut tadi dengan Rossi? Marquez salah kira. Dia pikir di TKP dengan Rossi aspal kering semua. Dia sudah tak bisa mengontrol motor tetap aman dengan jarak M1 Rossi. Di saat sama Rossi saat itu tak menyangka ada pembalap yang melaju kencang. Karena situasinya bukan dalam keadaan duel.

“Saya sudah mengerem dan terpaksa dikurangi daya pengeremannya, karena di area sebelum menyentuh Valentino, ada genangan. Itu untuk menghindari roda depan terkunci maka motor terus meluncur dan menabrak,” kata Marquez yang usai insiden ini dia ke paddock Rossi tapi diusir dari sana. Marquez juga seperti menyalahkan race direction yang tidak tegas aturannya ketika menunda start.

Menanduk Rossi ini, Marquez kena hukuman penambahan 30 detik dari total waktu saat finish. Tadinya ke-5, hasil akhir jadi 18. Di bawahnya ada Rossi yang ke-19. Jadinya pembalasan tidak disengaja seperti video ini????Raider

BACA JUGA

Pasca GP Argentina 2018: Kata Rossi Marquez Pemain ‘Kotor’, MotoGP Jadi Balap Liar

Klasemen MotoGP 2018, Moto2, Moto3 2018

Hasil MotoGP Argentina 6 – 8 April 2018

Race MotoGP Argentina 2018: Chaos Saat Start, Marquez ‘Tabrak’ Rossi, Crutchlow Juara

 

BAGIKAN