nhk

Pasca Ronde 1 ARRC 2018 Thailand: Banyak Penalty, Topan Terbaik Klasemen Dari INA

ManiakMotor – Banyak di ronde 1 ARRC Thailand kemarin yang kena penalty track limit. Dari Indonesia aja ada tiga pembalap gabungan UB150 dan AP250 yang dipenalty. Mereka dikenai sanksi 20 detik dari posisi finish. “Track limit ini hanya krusial di tikungan terakhir sirkuit Buriram. Motor nggak boleh keluar dari cerb yang ada cat ijo itu,” jelas Eddy Saputra, pengamat balap motor Indonesia.

Tikungan terakhir atau T12 ini memang patah berbentuk V. Sebelum sampai ke tikungan ini kencepatan juga tinggi. Motor sudah bisa digas penuh usai lepas dari T10, lantaran T11 hanya hiasan. “Umumnya kena track limit di T12. Tikungannya manis-manis jambu,” kata Rudyanto Wijaya, pemilik tim Yamaha TJM WR Super Battery.

Tapi menurut Rudy dengan permainan sangat ketat di UB150 dan AP250, wajar banyak yang kena penalty. Sementara sirkuit Buriram berbeda dengan sirkuit lain yang biasanya usai cerb langsung ke gravel. Cerb itu yang selalu dicat warna-warni. Buriram di samping cerb-nya masih aspal. Pembalap out masih bisa ngegas terus. Jadi nggak pikir-pikir lepas dari cerb.

Yang sial bangat Wahyu Aji Trilaksana (Yamaha Racing Indonesia). Dia sudah sempat naik pdoium pertama dan membawa piala juara UB150 untuk race-2. Namun dia dinyatakan oleh jury melanggar track limit ini? “Makanya sangat kecewa dengan hasil tersebut. Sudahlah nanti diperbaiki pada seri selanjutnya,” kata Wahyu.

Ketatnya lomba juga tergambar pada klasemen. Usai ronde 1 ini, hanya Rafid Topan yang masuk 3 besar dari Indonesia di AP250. Point Topan sama dengan yang kedua si nona Muklada.  Lihat saja di bawah klasemennya. MM

BACA JUGA

Hasil Ronde 1 ARRC Thailand 2 – 4 Maret 2018

 

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353