nhk

Pasca Test Pramusim MotoGP Jerez, Vinales Memuji M1 2019, Rossi Gimana?

ManiakMotor – Memang Valentino Rossi dan Maverick Vinales sepakat memilih mesin M1 2019 yang memiliki engine brake. Akan tetapi, keduanya berbeda soal enaknya motor secara keseluruhan. Itu dari hasil testing dua hari di sirkuit Jerez, Spanyol 28 – 29 November 2018.

Bagi Vinales semua sudah mantap dan enak. Tapi yang namanya testing masih beberapa yang perlu ditingkatkan. “Contoh kelebihan pada mesin M1 2019, ketika menghelanya pada lap cepat, motor ini merespon dengan baik. Terutama pada tikungan-tikungannya. Padahal kami masih fokus pada mesin, belum pada sasis,” papar Vinales yang ke-3 di hari kedua dan dari kombinasi ke-4 dengan catatan 1:38.066 atau selisih 0.121 detik dari yang tercepat.

Agak berbeda dengan Rossi yang masih menuntut Yamaha memperbaiki semua area. Walau hari kedua meningkat dan Rossi berada di posisi ke-11 dengan catatan 1:38.596 atau terpaut 0.651 detik dari yang tercepat, dia membandingkan dengan lawan yang menurutnya masih jauh. Bahkan dengan Suzuki.

“Bagi saya, pekerjaan banyak di semua bidang harus dilanjutkan. Masih besar deritanya. Harus cerdik untuk coba menjadi kompetitif terutama melawan Ducati dan Honda, juga tanpa mengabaikan Suzuki. Harapannya Yamaha serius agar dapat lebih baik saat testing Februari tahun depan di Malaysia,” sebut Rossi yang juga mengabarkan pelatihnya Luca Cadalora 2019 sudah mengundurkan diri dengan alasan keluarga.

Ditimpal oleh Vinales. Bagi pembalap Spanyol ini kekurangan sekarang justru tinggal top speed. Ini yang harus ditingkatkan saat test berikutnya. Itu pun dia yakin Yamaha bisa mengatasinya dengan segera. Kecepatan puncak ini sengat penting, mengingat lawan juga berkembang di situ.

Tapi secara keseluruhan M1 2019 yang di tangan Vinales sudah punya basis yang benar. Meningkat banyak pada sudut masuk tikungan, “Sekarang tinggal benahin sikit keluar tikungan. Ini bisa dikerjakan dari grip yang bisa disetel secara mekanis, lantas dipadukan dengan elektronik. Bahkan ini motor dengan menggunakan ban bekas pakai di atas 30 lap hanya tipis dengan kecepatan lawan,” bangga Vinales.

Ya, ya, memang menurut The Doctor ada peningkatan hari kedua test tersebut. Tetapi itu belum cukup, “Masih harus berjuang terhadap grip ban terutama saat akselerasi dengan slide. Saat itu masih banyak spin yang muncul. Pokoknya, kami membutuhkan langkah cerdas untuk tahun depan,” tutup Rossi menyudahi argumen.

Begitulah keduanya yang memang berbeda hasil di dua tes berlalu. Miolo

HASIL HARI KE-2
Session 2 as of 17:31 – 29/11/2018 – Local Time
Pos Rider Team Fastest lap Lead. Gap Prev. Gap Laps Last lap
1 P NAKAGAMI, Takaaki 1:37.945 63 / 66 Pit In
2 P MARQUEZ, Marc 1:37.970 0.025 0.025 53 / 56 Pit In
3 VIÑALES, Maverick 1:38.066 0.121 0.096 65 / 77 1:40.102
4 P LORENZO, Jorge 1:38.105 0.160 0.039 65 / 65 Pit In
5 P PETRUCCI, Danilo 1:38.109 0.164 0.004 63 / 68 Pit In
6 P MORBIDELLI, Franco 1:38.118 0.173 0.009 62 / 68 Pit In
7 P MILLER, Jack 1:38.207 0.262 0.089 54 / 57 Pit In
8 P DOVIZIOSO, Andrea 1:38.292 0.347 0.085 28 / 44 Pit In
9 P BAGNAIA, Francesco 1:38.333 0.388 0.041 47 / 50 Pit In
10 P RINS, Alex 1:38.522 0.577 0.189 55 / 63 Pit In
11 P ROSSI, Valentino 1:38.596 0.651 0.074 62 / 67 Pit In
12 P QUARTARARO, Fabio 1:38.761 0.816 0.165 50 / 58 Pit In
13 P RABAT, Tito 1:38.876 0.931 0.115 57 / 60 Pit In
14 P MIR, Joan 1:38.931 0.986 0.055 42 / 55 Pit In
15 P ESPARGARO, Pol 1:39.144 1.199 0.213 53 / 60 Pit In
16 BAUTISTA, Alvaro 1:39.338 1.393 0.194 65 / 65 1:39.338
17 P ABRAHAM, Karel 1:39.744 1.799 0.406 35 / 40 Pit In
18 P IANNONE, Andrea 1:39.826 1.881 0.082 34 / 36 Pit In
19 P ZARCO, Johann 1:39.864 1.919 0.038 61 / 64 Pit In
20 P ESPARGARO, Aleix 1:40.156 2.211 0.292 11 / 11 Pit In
21 P SMITH, Bradley 1:40.325 2.380 0.169 38 / 59 Pit In
22 GUINTOLI, Sylvain 1:40.498 2.553 0.173 43 / 61 16:25.689
23 P SYAHRIN, Hafizh 1:40.520 2.575 0.022 53 / 54 Pit In
24 P OLIVEIRA, Miguel 1:40.577 2.632 0.057 61 / 61 Pit In
25 P BAIOCCO, Matteo 1:41.907 3.962 1.330 37 / 48 Pit In