nhk

PON XIX Jabar 2016 (Balap Motor): Heboh Larangan latihan, Ini Jawaban Rio Teguh!

Road Race PON
Ada pilih kasih dalam jajal trek

ManiakMotor Cabang balap motor di PON (Pekan Olahraga Nasional) XIX  yang digelar di sirkuit  Bukit Peusar, Tasikmalaya, Jawa Barat, baru dimulai 22 sampai 29 September 2016. Tapi, bendera start belum dikibas sudah menuai protes. Terutama soal latihan terkesan pilih kasih. Sementara tim lain dilarang, kontingen tuan rumah justru leluasa latihan.

Irwan Adriansyah, pembalap senior dari Yogyakrta salah satu yang mempertanyakan hal itu.

Irwan pasrah aja
Irwan pasrah aja

Saat portal ini coba mengkonfirmasi ke mantan juara nasional motocross tujuh kali berturut-turut itu seperti pasrah. ”Susah mas, tahu sama tau aja,”jawab Irwan misterius. Hehe..

Menanganggapi soal itu, Rio Teguh Pribadi selaku komandan tim Pengprov IMI jabar yang juga ketua pelaksana cabang balap motor coba memberi klarifikasi. “Kita sebagai pelaksana dan penanggung jawab venue melaksanakan SK dari PB PON mengenai mulai tanggal 24 April seluruh venue yang dipakai oleh PON tertutup untuk perbaikan. Jadi kalo soal nggak bisa dipakai latihan bukan balap motor saja, tapi semua. Dan yang sudah-sudah juga kan 3 kali pelaksanaan POM di Sumsel, kaltim dan Riau memang nggak bisa digunakan untuk latihan sebelum hari H. Semua memang pasti masuk dalam tahap perbaikan dan persiapan untuk pelaksanaannya,”jelas Rio Teguh lewat pesan elektronik.

Lalu, kenapa ada kabar tim Jabar justru boleh latihan? ”Kalo Jabar 2 hari kemarin test shock Kayaba sebagai sponsor. Itu pun ada ada surat rekomendasi dari PB PON untuk di test dulu apabila sesuai kebutuhan maka boleh ikut berpartisipasi di cabang olahraga balap motor,”lanjut Rio. Kalo mau jajal kan bisa di trek lain, sob! Ardel

BAGIKAN