nhk

PON XIX Jabar 2016 Cabang Balap Motor: Ada Sesi Test Motor, Ini Sejarah!

Cabor balap motor PON Jabar 2016
Jumat dipakai untuk test motor

 

ManiakMotor – Ini yang jadi pembeda dengan PON (Pekan Olahraga Nasional) sebelumnya. Hari ini Jumat 23 September 2016 ada sesi test motor yang tidak pernah terjadi di PON sebelumnya. “Semua tim diberi kesempatan untuk adaptasi dengan karakter sirkuit.  Sesi free practice-nya baru dimainkan besok atau Sabtu 24 September 2016 di sirkuit Bukit Peusar, Tasik, Jabar yang  dilanjut kualifikasi,” bilang Rio Teguh Pribadi selaku Ketua Pelaksana cabang olahraga (cabor) balap motor di PON XIX Jabar (23-25/9) ini.

Honda Sonic 150 untuk PON Jabar 2016
Motor yang digunakan

Katanya, ini memang insiatif panitia dan bukan lantaran ada tuduhan miring pada  tim Jabar. Soal itu, sudah dibahas tulisan sebelumnya. Coba cek lagi ini: http://maniakmotor.com/pon-xix-jabar-2016-balap-motor-heboh-larangan-latihan-ini-jawaban-rio-teguh.

Balap Motor PON Jabar 2016
Motor diundi. Juga dikarantina

“Teknisnya masing-masing motor kita berikan 1 liter bahan bakar (gratis) untuk sesi test. Ini ‘sejarah’ dalam empat kali penyelenggaraan balap motor di PON,” bangga Rio seraya menegaskan bahwa 150 unit sepeda motor yang dipakai bukan dari sponsor tapi diadakan oleh panitia. Yes, unit motor yang dimaksud Honda Blade (125) dan Honda Sonic (150).

Rio Teguh, Ketua IMI Jabar
Rio Teguh, Ketua Panitia PON Jabar

Sesi test motor ini, meski sempat diguyur hujan tetaplah penting. Terlebih, tak banyak ubahan yang bisa dilakukan. “Final gir aja, nggak bisa diganti. Sekedar setting bodi seperti posisi foot step, tekanan ban. Padahal, setting final gir aja udah pengaruh sekali. Ya iyalah, bobot pembalap saja kan sudah beda-beda. Setel klep juga pengaruh, itu pun tidak boleh diubah. Jadi, ada faktor lucky juga nih,” komentar Imam Syafi’i, mekanik tim Jateng.

”PON sebelumnya juga regulasinya begitu. Tapi, kali ini jaminan lebih fair. Selain motornya diundi, peluang kecurangan kita minimalisir. Posisi motor nggak di paddock, tapi dikarantina.  Selama repair pun dalam pengawasan,” yakin Eddy Horison, selaku race director.

Bakal jadi pertarungan seru bin ketat. Oh ya, info lain, “Trek Bujadi lebih panjang yakni 1,266 Km, sebelumnya kurang dari 1,2 Km dengan variasi 12 tikungan,” rinci Eddy pada sirkuit Bukti dekat pusar, eh Peusar.

Oke, nantikan info selanjutnya! Ardel

BAGIKAN