nhk

PON XIX Jabar 2016 Kualifikasi : Tim Mainkan Taktik Tarik-Manarik, Asyik Terapi Topan

Road Race, PON, Jabar, Tasikmalaya

ManiakMotor – Kualifikasi balap motor di PON XIX sudah berlangsung di sirkuit Bukit Peuser, Tasikmalaya, Jabar, kemarin (24/9).  Menarik dicermati strategi apa yang dimainkan pebalap dan tim nya untuk mendapatkan posisi grid terdepan. Cerita ini bagian dari keseruan cabang balap motor di ajang pesta olahraga nasional empat tahunan.

Strategi yang dimaksud, dari sisi teknis dan non teknis.  Secara teknis, beberapa tim terdepan coba memainkan taktik ‘tarik menarik’ alias pembalap yang satu dengan yang lain berbarengan. Itu yang diterapkan oleh tim Jabar, Papua Barat, Jatim dan DIY, dan DKI.

Road Race, PON, Jabar, Rafid Topan
Rafid Topan melakukan terapi agar fisik cepat bugar

”Instruksi itu berjalan dengan baik di kelas 150. Tapi di 125 tidak jalan, sedang beregu tidak bisa barengan antar pembalap (satu tim). 125 cc perorangan keburu hujan jadi tidak dapat time,”sebut Ganung Darmoko, pelatih fisik tim DKI.

Faktor pembalap tuan rumah yang paham layout dan pembalap punya bobot ringan, jelas diuntungkan. Itu tampak di kelas beregu 150 cc dan 125 cc dari tuan rumah melalui duet Andi Farid Azdihar dan M. Abidzia (Jabar A) di 125 cc dan Anggi Permana-Wahyu Widodo (Jabar B) di 150 cc. Sementara di perorangan, keuntungan dikantongi Wawan Wello dari Sulut yang berbobot 51 kg dan berhasil jadi tercepat di kategori perorangan 125 cc.  ”Dia memang diuntungkan dengan bobot badan, selebihnya lihat besok,”wanti Gerry Salim (Jatim) yang ada di posisi kedua di belakang Wawan.

Anggi
Anggi

Hal menarik lain, startegi  non teknis. Ambil contoh apa yang dilakukan Rafid Topan Sucipto, rider tim DKI. ”Sebelum kualifikasi tadi, ada terapi es batu terlebih dahulu. Jadi, semacam berendam di air es. Ini bermanfaat buat recovery agar kondisi fisik lebih cepat kembali fresh. Ilmu ini sering diterapkan pembalap dunia sekelas MotoGP, WDBK,”ujar Topan yang tampil menjanjikan di kategori 150 perorangan dan beregu.

So, bagaimana hasil akhirnya?Kita tunggu besok, jangan lupa ada kemungkinan faktor bertarung di trek basah (hujan). Nah! Ardel

 

 

 

BACA JUGA

Hasil Balap Motor PON XIX Jabar, Bukit Peusar, Tasik, Jabar 24 – 25 September 2016

BAGIKAN