nhk

Proliner 549 Kaboci Racing Team Konsentrasi ARRC Ke One Prix, Knalpot Proliner Novice..!

Proliner 549 Kaboci Racing Team
Proliner 549 Kaboci Racing Team: Robby. Achos, dan Richard

ManiakMotor – Tadinya dengan adanya IRS di Sentul Besar, Proliner 549 Kaboci RT dengan kepaka mekanik Achos de Lalang, konsentrasinya ke Sport. Untuk korek mengorek bebek, jujur tim ini mengaku harus kejar lawan-lawan berat. Untung didukung knalpot Proliner, UMA Racing dan RCB yang selalu siap untuk riset.

157 Robby Sakera
157 Robby Sakera juara race-1 Novice di seri 4 One Pix

“Kami ke ARRC berkat kerjasama dengan PT Enwan untuk knalpot Proliner. ARRC ikut Underbone (UB150). Untuk mempertajam ulang naluri mengorek bebek, maka ikut lagi One Prix. Di kelas Expert persaingan sangat ketat. Ketat di sini dalam tanda ‘petik’. Harus mengejar feeling mesin kencang,” papar Achos yang di One Prix seri 4 pada 12 – 13 Oktober kemarin membawa knalpot riset baru Proliner sembari dicocok-cocokan dengan mesin.

Itu alasan Proliner 549 Kaboci Racing mereka belum podium di One Prix untuk kelas Expert. Pembalapnya Richard Taroreh sih tetap bermain di barisan depan, tapi hanya tinggal podium yang belum dicapai. Beda dengan kelas Novice yang pembalapnya M. Murobbil Vitoni di seri 4 dua kali podium, juara race-1 dan kedua race-2.

Kata Achos, kalau Bebek 150 cc 4T TU Novice, agak enteng membangun dan menyetl mesinnya. Pembalap yang berbakat seperti M. Murobbil alias Robby Sakera akan mudah munyesuaikan. Korekannya motornya nggak seribet Expert.

Knalpot Proliner yang ngepas di Sentul Kecil

“Dengan motor Expert lewat persaingan begitu ketat dengan riset tim yang ikut wah semua, jujur saya harus mengejar. Kebetulan ikut One Prix ini untuk membangkitkan naluri membangun motor Expert yang dulu kita kenal dengan MP1, korek habis. Saya  ketinggalan setengah langkah. Di saat sama harus dibangun sesuai karakter pembalap,” ulang Achos soal ketertinggalannya dan sekaligus membangun instingnya untuk ARRC.

Belum misi Proliner 549 Kaboci seperti nama timnya ada Proliner yang milik PT Enwan tadi. Enwan ini sekaligus distributor UMA Racing dan Racing Boy, “Maka tim ini juga membawa misi varian riset knalpot Proliner. Masiing-masing memiliki Keunggulan di berbagai jenis sirkuit sesuai peruntukannya,” sebut Achos sembil senyum bukan untuk kecap promosi, tapi fakta Proliner merajai knalpot balap Indonesia.

179 Richard Taroreh

Seperti di seri 4 One Prix kemarin, Proliner 549 Kaboci berkutat di knalpot baru seperti ada fotonya tersebut. “Pipa dan silencernya disesuaikan dengan Sentul Kecil agar pada semua area putaran mesinnya pas. Di MX-King Novice yang dipakai Robby sudah sangat pas,” tutup Achos memiliki target untuk juara di Underbone 150cc Novice pada One Prix Championship tahun ini. Raider

BACA JUGA

Seri 4 One Prix Sentul 2019: Race-1 Bebek 150 cc 4T TU Expert, Adu Stamina, Juara Syamsul Arifin

Hasil Seri 4 One Prix Sentul, Bogor 12 – 13 Oktober 2019

 

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353