nhk

Proliner UMA Racing Boy Drag Bike 2016 Jababeka: Dhiba Jagoan Matic 200, Mio Wahana

 

ManiakMotor – Bicara soal mesin Mio yang diubah jadi 200 cc ini, mungkin sudah tak penting buat sampeyan. Sampeyan yang sering baca drag bike di portal ini. Matik TU 200 saat ini, dia bagian dari permainan papan atas di drag bike kelas bergengsi.  

Itulah Mio dari Wahana Baru. Apalagi kalau hanya tampil di sekitar Jabar, macam di sirkuit Jembatan Ancol Jababeka, Cikarang, Jabar (13 – 14/2016) lalu. “Tetap dengan kompresi 13,2:1. Juga masih menggunakan karbu PE 32. Hanya spuyer menyesuaikan dengan suhu sekitar Jababeka, pakai pilot-jet 48 dan main-jet 125,” kata Kang Popo yang sejak portal ini berdiri empat tahun lalu dia sudah punya nama mengorek matik.    

Apalagi dinaiki M Dhiba, remaja 17 tahun. Itu power Mio makin menjadi-jadi di tangan Dhiba yang bertindak sebagai joki tuan rumah. Dia kan asal Cikarang, lokasi event by maniakmotor.com tersebut dilaksanakan. Dhiba di penyisihan tak tertandingi demikian pula saat heat 1 dan 2, lantaran Matik 200 masuk kelas point. Setelah catatan waktunya dibagi, rata-ratanya doski dapat 7.521 detik dari hasil hit 1 dapat 7.531 detik dan hit 2 dengan 7.510 detik.

Lebih lagi event di Jababeka ini tidak melakukan aturan timbangan. Jadinya, Dhiba yang hanya berbobot 30 kg itu melesat sekali. Nggak ada lawan bro. “Nah lain kali, soal timbangan ini harus dipikirkan maniakmotor.com sebagai EO. Kurang adil, lantaran di kejurnas sudah menggunakan sistem timbangan,” jelas Yong Mustopa dari Yong Nano-Nano yang matiknya di 200 pembalapnya hanya kedua. 

Namun soal timbangan ini diluruskan oleh Om Toddy Andries. Kata sesepuh balap motor yang jadi pimpinan lomba di event Jababeka itu, timbangan saat ini lebih membahayakan. “Pembalap drag bike kecil-kecil dengan tubuh yang ringan. Jadinya bobot pemberat yang dari besi dan peralatan lainnya sekadar dipasang. Saat yang sama pemberat mengacaukan stabilitas motor. Itu alasan saya tanpa timbangan. Di event selanjutnya akan ada timbangan dengan peraturan bobot sesuai event Proliner UMA Racing Boy Drag Bike Maniak. Pokonya pemberatnya tidak berbahaya. Juga akan diumumkan jauh-jauh hari,” jelas Toddy yang juga terlibat di event ini sebagai penasehat. Panjul

BACA JUGA

Hasil Drag Bike Proliner UMA Racing Boy Jababeka, Jabar 13 – 14 Agustus 2016

Drag Bike 2016 Jababeka: Rekor Sport 2T Std 150 Dipecahkan Kodok, Karbu Reamer, Galeri Foto

Proliner UMA Racing Boy Drag Bike Maniak 201M: Chodox Dan Chemonk Saling Patahkan Best Time, Galeri Foto

Proliner UMA Racing Boy Dragbike Maniak 2016:Pertama Digelar Langsung Pecah Rekor

Proliner UMA Racing Boy Dragbike Maniak 2016:Pertama Digelar Langsung Pecah Rekor

 

 

BAGIKAN