nhk

Proliner UMA Racing Boy Drag Bike Maniak 201M: Chodox Dan Chemonk Saling Patahkan Best Time, Galeri Foto

ManiakMotor – Hadiahnya sih cuma Rp 1.5 jeti bagi yang tercepat dalam satu event alias best time. Pengertiannya waktu terbesar, tapi faktanya itu malah waktu tersingkat dalam satu lomba dari semua peserta.  Kalau di drag bike mutakhir di Indonesia, selalu didapat dari Sport Tune Up 150 2T dan free for all (FFA).  

Seperti itulah di Proliner UMA Racing Boy Drag Bike Maniak 201M by Maniakmotor.com. Event yang berlangsung di sirkuit Jembatan Ancol Jababeka, Cikarang, Jabar pada 13 – 14 Agustus 2016 itu, silih berganti best time-nya dari dua kelas tersebut. Sabtu 13 Agustus di event yang dihadiri 750 starter, eh maaf buat peserta yang ditolak, karena nomor start yang dicetak memang cuma sampai 750.

Di saat sama timing system sudah kerepotan memasukan data. Katanya kalau data sudah masuk hari Jumat, dia sanggup sampai 1200 starter. Nah makanya lain kali hari Jumat sudah mendaftar semua bro. Lain kali ya… maniakmotor.com sebagai pelaksana juga akan berusaha lebih siap, lagi. Termasuk janji-janji yang meleset silakan ditagih. Misalnya miss-nya soal komponen sponsor yang mendapat bonus uang tunai, jujur saja lalai dari segi komunikasi dengan panitia dalam soal pendataan dengan sponsor. Maaf ya… “Ini kan pertama, jadi pelajaran berikutnya,” jelas Marcel Ganie, Direktur Utama PT Enwan Multi Partindo yang membawahi Proliner, UMA Racing dan Racing Boy yang juga menurunkan pasukannya untuk mengatur acara.  

Kembali pada best time yang Sabtu itu sudah dicetak oleh Eko Chodox Sulistyo 7.102 detik ternyata dilewati Eza Chemonk dengan 7.040 detik. Chodox mencetaknya di Sport TU 155 dengan Ninja 2T korekan Yusron dari Simple Consept SSS Excel Asia Takasago. Sedang Chemonk mencetaknya di FFA. “Tapi kami menggunakan motor yang sama. Maksudnya spek Sport TU 155 diikutikan di FFA,” jelas Chodox yang juga jadi juara umum yang dapat hadiah uang tunai.

Ninja yang menggunakan karbu PWK 41 mm itu, kata mekaniknya yang hitam manis menggunakan jetting yang sama. Yakni pilot jet 65 dan main jet 165. Katanya itu lebih tinggi dari rata-rata, karena Jababeka saat itu walau mendung tapi kelembabannya tinggi. “Juga pakai stabilizer yang berkualitas, karena sirkuit sisi kiri sangat bumpy. Karena keriting ini juga, catatan waktu nggk bisa di bawah 7 detik,” jelas Chodox yang mengaku familiar dengan timing system yang digunakan.

Maka dari itu pula, saat heat 2 Sport TU dia memperbaiki tata cara start dan ambil line kiri. Hasilnya, Chodoxlah yang pegang best time 7.030 detik. Dia pula yang memborong bonus catatan tercepat di event dihadiri 7 ribu penonton itu. Panjul     

BACA JUGA

Hasil Drag Bike Proliner UMA Racing Boy Jababeka, Jabar 13 – 14 Agustus 2016

Proliner UMA Racing Boy Dragbike Maniak 2016:Pertama Digelar Langsung Pecah Rekor

Proliner UMA Racing Boy Drag Bike Maniak 2016 Jababeka: Robot Euy Di Bebek 130 TU 4T

Proliner UMA Racing Boy Drag Bike Maniak 2016 Jababeka: Best Time Sementara Chodox

Proliner UMA Racing Boy Drag Bike Maniak 2016 Jababeka: Heat 1, Matik TU 200 cc M. Dhiba

 

       

BAGIKAN