nhk

Puas Diri? KTM MotoGP Merasa Musim 2021 Tidak Begitu Buruk Dengan Dua Kemenangan!

Maniakmotor – Tidak jelas kapan Mike Leitner mengetahui bahwa dirinya akan menjadi manager KTM Factory team untuk tahun 2022. Namun sebelumnya ia sudah berkomentar mengenai musim ‘roller-coaster’ untuk pabrikan asal Austria itu, dengan hanya dua kemenangan yang didapat.

Tidak sesuai ekspetasi Leitner, “Awal musim yang cukup berat, namun setelah beberapa seri kami bisa berada di depan. Oliveira menang di Valencia, ia juga dapat posisi kedua di Sachsenring dan Mugello. Binder juga mendapatkan hasil yang cukup baik saat itu.” Puas Leitner, melihat awal musim yang dapat dikatakan 50%.

Setelah terasa mulai mendapatkan ritmenya, tiba – tiba setelah libur musim panas mereka kembali dapat kendur. “Namun begitulah balapan, ada yang bisa kita dapat dan tidak. Dan kita harus puas dengn hal itu. Saya juga setuju bahwa segala sesuatu berubah dengan cepat di balapan.” Tambah sang manajer.

Menurutnya banyak perubahan yang di dapat, “Salah satunya kehilangan konsesi, yang membuat strategi pengembangan motor jadi jauh berbeda. Khususnya bagian dimana kita menjadi tidak bisa mengutak – ngatik bagian motor di pertengahan musim. ” Jelas Leitner, yang tentu berencana akan membiasakan diri dengan peraturan ini.

Menurutnya kelas MotoGP menjadi semakin kompetitif, “Semuanya sangat seimbang, dan tidak ada yang lebih cepat atau lebih pelan. Bahkan 0.15 detik menjadi penentu dan bahkan pembeda besar di balapan ini.” Terang Leitner memberi alasan.

Dan tidak bosan – bosan ia ingin memakai kata ‘puas’. “Dua kemenangan, menurut saya bukanlah musim yang buruk. Bahkan Brad finish di posisi ke-6 pada klasemen kejuaraan dunia. Kami akan mengambil sisi positif yang banyak, dan belajar dari musim ini untuk tahun 2022.” Tutup Leitner yang sudah fokus untuk mengembangkan KTM di musim selanjutnya.

Doski juga berkata bahwa akan ada sedikit perubahan di aerodimanika motor, mesin, dan chassis. Barang – barang baru ini beberapa sudah ada yang dicoba pada tes jerez kemarin. Rencananya akan dipakai semua pada uji coba Sepang dan beroprasi sepenuhnya di seri pertama Doha 2022.

Raider