nhk

Race 2 UB150 ARRC Sepang 2019: Lawan-Lawan Aldi Tahu ‘Dia Ringan’, Rontoknya Indonesia

ManiakMotor – Aldi Satya Mahendra (Yamaha Racing Indonesia) memang cepat membawa MX-King di UB150 ARRC. Rookie si kecil yang termasuk mengguncang ARRC 2019. Dalam dua race UB150 di Sepang, Malaysia ronde pertama ARRC 2019, kelebihan dan kelemahan Aldi terbaca lawan-lawannya.

Aldi dan tim

Pertama karena sangat ringan posturnya, masuk tikungan pengeremannya harus lebih jauh dari lawan-lawan yang sama cepat. Sering terlihat Aldi diserobot jalurnya saat masuk tikungan. Di saat genting, lawannya juga tahu dia ‘mudah digeser’ kalau terjadi kontak body, “Saya dipepet-pepet di race pertama. Terpaksa mengalah,” kata Aldi.

Penampilan perdana Aldi termasuk sukses sebagai rookie. Tinggal diperbaiki fokusnya. Dua race dia gagal karena kelalaian pembalap lain. Di race-1  menghindari joki Malaysia di tikungan terakhir. Di race-2 jatuh, juga nggak bisa menghindar pemblap lain yang kehilangan kontrol di sampingnya.

Padahal sudah di rombongan depan. Saat Aldi memimpin, Aldi juga sulit lama bertahan, coba dia nggak keluar dari tiga besar??? Soal mempertahankan posisi masuk tikungan tadi.

Juga lawan-lawannya yang kebanyakan senior itu, telah membacanya yang mudah digeser dengan cara halus, tentunya. Karena ringan tadi, toh kalau kontak bodi yang ringan akan tergeser sendirinya. Belum lagi soal umur 13 tahun, jam terbang, “Bobot anak saya memang hanya 40 kg,” kata Dicky Hestu, ortunya Galang Hendra dan Aldi.

Memang sih aturan bobot sama yang kurang ditambah dengan pemberat. Tetapi otot yang lebih kecil nggak bisa diakali, coy. Beda berat manusia, beda kekuatannya. Makanya di bela diri yang bertarung harus bobot yang sama. You masuk ke Moto2 juga kalau keringanan disuruh tambah bobot agar kekuatan otot pegang motor juga bertambah.

Ya selanjutnya para pelatih di Yamaha Racing Indonesia konsentrasi di situ. Jangan hanya berharap cepat dan cepat. Lalu race-2 ini, juga dialami Wahyu Nugroho yang kurang awas dan tergiring pembalap lain yang jatuh. Pada akhirnya race-2 UB 150 nggak ada Indonesia yang masuk podium. Wawan Wello (SND) yang mampu melawan bikin kesalahan berulang-ulang dan hanya keempat. Miolo

BACA JUGA

Hasil ARRC Sepang, Malaysia 8 – 10 Maret 2019

ARRC 2019 Sepang 2019: Race 1 AP250 Faerozi 5 Besar, UB150 Superkid Aldi Satya Sempat Pimpin Balapan

Race 1 UB150 ARRC Sepang 2019: Juara Malah Filipina, Indonesia Kehabisan Irama..!

 

 

 

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353