Review Kemenangan Maverick Vinales di Sprint Race Portimao 2024: Pembalap MotoGP Pertama yang Menang di 3 Pabrikan Berbeda!

ManiakMotor.com — Pembalap tim pabrikan Aprilia, Maverick Vinales, menuai banyak pujian usai kejuaraan doi pada sprint race di Portimao kemarin (Sabtu, 26 Maret 2024). Meski, pada akhirnya Vinales tidak podium saat balapan utama di hari berikutnya. Tetap saja, Vinales menjadi pembalap pertama yang menoreh kemenangan MotoGP di 3 pabrikan yang berbeda; Yamaha, Suzuki, dan kini, Aprilia.

Sisi agresif pembalap berdarah Spanyol tersebut terlihat pada sprint race kemarin, di mana doi akhirnya berani untuk menyerang posisi Marc Marquez dan Pecco Bagnaia kala itu. Performa doi kala itu dinilai bertolak belakang dibandingkan biasanya, karena jarang sekali Vinales terlihat melawan ketika dirinya berada di posisi yang rentan.

“Vinales menunggu pembalap yang di belakangnya menyerang, di saat yang sama dia menempatkan diri pada posisi yang cukup rentan. Dan pas sekali ketika Marquez menyalipnya, Vinales bangkit saat itu juga,” ungkap Sylvain Guintoli selaku komentator di TNT Sports dilansir dari Crash (Selasa, 26 Maret 2024).

“Ketika memasuki tingan ke-3, ada operan lain dan saat itu juga Vinales masuk, kemudian melepas rem, dan membenturkan dirinya ke sisi Marquez,” sambung Guintoli lebih lanjut.

Bagi Guiontoli, aksi serangan Vinales terhadap Marquez merupakan sisi yang sangat agresif dari pembalap Aprilia tersebut. Vinales sepenuhnya sadar bahwa dirinya yang menunggangi RS GP 24 itu memiliki kecepatan yang cukup untuk tidak diam begitu saja.

Vinales pun turut menanggapi komentar pujian terhadap performanya di sprint race kemarin dalam TNT Sports.
“Di Qatar, saya tidak mendorong ban dengan cara yang benar. Hal itu merupakan perbedaan besar dengan saat ini (sprint race Portimao), karena saya dapat berkendara dengan lebih baik, lebih tajam dan khususnya saya dapat mengerem sangat lambat. Dan kemudian mengambil motor dengan sangat cepat. Semua itu membuat umur ban menjadi lebih panjang,” pungkas doi.
“Sprint hari ini cukup cepat (3 detik lebih cepat dibandingkan tahun lalu). Tapi ban belakangnya tidak turun sehingga saya bisa mendorong,” ucapnya Vinales lebih detailnya.

Lanjutnya, sang top gun Aprilia mengungkapkan kembali momen ketika dirinya melawan juara dunia musim lalu, Pecco Bagnaia. Vinales menilai kalau itu Bagnaia hanya butuh 1 detik dalam 2 lap, dan dirinya sudah mengincar celah pembalap Ducati tersebut sedikit demi sedikit. Sayangnya, Bagnaia terlihat seperti melakukannya dengan baik. Lantas, ketika saat itu juga Vinales temukan ada kesalahan yang Bagnaia lakukan, doi langsung memutuskan untuk ‘menyerang’.“Pada akhirnya, sungguh luar biasa bisa meraih kemenangan pertama saya bersama Aprilia. Ini gila.” Tutup Vinales di akhir wawancara.

-XiuXiu-