nhk

Rey Ratukore Coba ‘Nostalgila’ Mesin 2T Di Indoclub 2018 Sentul, Sukses Hanya Di MP1?

Rey Ratukore sudah siap lagi

ManiakMotor – Rey Ratukore, pembalap senior yang sudah lama nggak naik bebek dan mesin 2T, berpartisipasi juga di balap Indoclub Championship pada 22 – 23 Desember 2018. Ada tiga kelas yang diikutinya di Sentul Karting International atau Sentul Kecil. Yakni RX-King 140 Super Pro, Underbone 125 TU dan Bebek 4T 150 yang menggunakan regulasi MP1.

Di kualifikasi, penampilan Rey menjanjikan pada semua kelas. Padahal kelas-kelas tersebut sudah lama dia lupakan, “Apalagi RX-King Pro dan Underbone 2T. Dua mesin ini, saya kurang siap. Tenaganya besar dan munculnya power seperti dadakan. Ketika hujan, saya jadi repot. Maklum sudah lama nggak bawa 2T,” papar Rey yang membawa tim Cargloss Racetech di event tersebut.

Rey Ratukore. Harus mempersiapkan diri lebih baik untuk mesin 2T

Di RX-King Super Pro saat QTT, Rey mampu kedua dengan catatan 57.213 detik, hanya kalah dari Wawan Wello yang mencetak 57.136 detik. Tapi saat race terperosok ke-8. Itu tadi balapan berlangsung pada lintasan antara basah dan kering. Rey mengaku kesulitan meluruskan motornya.

Underbone 2T TU. Kelas yang pernah membesarkan namanya lewat Suzuki Junior Denso dengan Suzuki RG Sports, kualifiaksi ke-8, saat lomba nggak finish, “Haha… Yamaha 125Z tenaganya sangat di atas, besar juga. Keluar tikungan harus  slip kopling yang banyak agar tenaganya dapat. Saat sama gerimis yang malah lebih licin. Motor banyak geser,” kata Rey.

Beda lagi dengan MP1 atau Bebek 4T 150 TU yang menurut Rey hanya untuk latihan. Yang juara satu sampai ke-4 sekubu dengannya yang mesinnya racikan Racetech, “Walau bebek, MP1 mesinnya 4T. Mirip-mirip dengan sport 250. Race berlangsung hujan pun, aman. Sebab, selama ini biasa dengan mesin 4T,” tutur Rey yang kedua di MP1 dan tahun 2018 di AP250 ARRC memperkuat tim Malaysia.

Namun di Indoclub Championship, kelas pavorit dan jadi sirkusnya adanya RX-King Super Pro dan Underbone 2T tadi. Di dua kelas ini, kangtaw gede, “Lagian ikut event ini hanya ingin bernostalgia dengan mesin 2T. Nanti lain kali, saya akan lebih siap dengan mesin two stroke. Siap cara bawanya dan siap setelan motornya,” janji Rey.

Eh ngomong-ngomong, selain Rey, ada Ragid Topan Sucipto yang senior main di mesin 2T. Tapi sayang, kurang berkutik. Motornya perlu ditingkatkan banyak. Raider

BACA JUGA

Hasil Indoclub Championship, Sentul, Bogor, Jabar 22 – 23 Desember 2018

Indoclub 2018 Sentul: RX-King 140 cc Super-Pro Dan UB125 2T TU, Suara Mesin Merdu, Aroma Oli Khas 2T

Indoclub 2018 Sentul: Underbone 125 TU 2T Pro, Sikut Welo vs Rere, Pemenang 125Z Karbu PWK28 Sudco

 

 

 

BAGIKAN