nhk

RIP Tata Ferdian (MP5) Meninggal Di MotoPrix Wonosari 2018, Pelajaran Buat Panitia

ManiakMotor – Instagram pembalap road race lagi ramai meninggalnya pembalap MP5 dari Jawa Timur. Namanya Tata Ferdian yang selama ini dilatih oleh Juni AS. Pembalap asal Kediri, Jatim yang ikut MP5 dan minggu lalu masih ikut All New R15 Idemitsu Junior Pro di Yamaha Sunday Race di sirkuit Sentul itu, dikabarkan meninggal dunia saat latihan rame-rame di sirkut Lanud Wonosari, Sleman, Jogja pada Jumat 11 Mei 2018.

Foto Istimewa. Begini kejadiannya

Langsung dikonfirmasi pada Ketua IMI Jatim, Bambang Kapten. Dia membenarkan meninggalnya Tata Ferdian di Wonosari, “Tapi bagaimana kejadiannya saya belum tahu persis. Hanya saja, meninggalnya memang benar. Itu anak kecil masih di kelas pembibitan,” kata Pak Bambang dari telepon.

Dari cerita yang beredar, dia kecelakaan saat latihan bebas sebebasnya di sirkuit Lanud Wonosari. “Katanya sih jatuh, lalu pindah jalur dan ditabrak pembalap lain. Sehingga patah tulang di bagian leher,” sebut komentar di instagram yang bersangkutan alias Tata Ferdian.

Kalau memang betul begitu, pelajaran juga buat panitia dan PP IMI yang mengurusi balap motor. Portal ini pernah menyaksikan ronde sebelumnya di sirkuit Subang, Jawa Barat. Pada Jumat semua kelas terbaur menjadi satu dalam sirkuit. Semua kelas ingin latihan, ingin nyeting, ingin kencang dan semuanya tidak terkoodinir. Bahkan bukan kelas kejurnas pun bisa masuk, karena latihan sebebasnya. Bayangkan…!

Di sisi lain demi safety, kuota saat lomba dibatasi oleh QTT, bahwa hanya 24 pembalap yang bisa diterima di satu lintasan. Namun saat QTT semua dilepas rame-rame. Otak lu di mana? Mirip dengan latihan sebebasnya itu. Dan yang masuk kuota itu, hanya MP1 dan MP2, itu pun hanya di sirkuit dadakan. Kalau di permanen, bukan mutlak lagi 24 peserta, tapi bisa lebih.

Bambang Kapten yang dilaporkan oleh portal ini, juga setuju dikemudian hari akan diatur. Maklum hari Jumat itu, sesi latihan belum masuk jadwal race, “Terimakasih masukannya. Memang itu benar, seharusnya kalau sudah ramai latihannya harus disesuaikan dengan kelas masing-masing. Tapi saya akan cek ulang kronologis meninggalnya Tata,” janji Bambang.

Portal ini ikut menyampaikan belasungkawa. Semoga keluarga yang ditinggalkan tabah. Miolo

BACA JUGA

Kronologi Kematian Tata Ferdian (MP5) Di MotoPrix Wonosari Jogja 2018, Layout Sirkuit?

BAGIKAN