nhk

Road Race 2020: HDS Racing Team Dengan Rantai Regina, Proyek Rantai Keteng

Tuh Om Hawadis dan rantai Regina

ManiakMotor – Dengan masuknya HDS, sudah tiga tim besar yang menggunakan Regina Chain. Sebelumnya adalah Cargloss Racetech sudah menyatakan menggunakan rantai pengubung girboks dan roda  tersebut. Sebelumnya lagi ada Fastech Tech Jogja.

HDS ini adalah tim besar yang dipimpin langsung Om Hawadis, “Alasannya sih kualitas rantai Regina Chain sudah mendunia. Sekarang ada di Indonesia, ya dimanfaatkan,”  kata Om Hawadis yang berkumis tipis dengan tampang hitam manis.

Hawadis juga membocorkan teknologi Regina. Rantainya ini katanya punya teknik yang sangat maju. Pelat dan selongsong sambungan rantai sangat efisien untuk balap. Bebannya terhadap antar gir lebih enteng. Sebab, punya keunggulan pada dimensi, seperti ukuran 4.15 Rantai Regina yang rata-rata dipakai bebek road race dan sport sampai 250 cc lebih pipih dari ukuran biasanya.

“Dimensi yang terlihat pipih ini,  karena pelat rantainya dari campur baja dan karbon. Irisan-irisan pelat juga pakai pemotong laser khusus lewat komputer 5D. Termasuk selongsong antar sambungan penguncinya tipe ‘Z’. Maksudnya bukan O-ring lagi yang masih menganggu rotasi rantai pada mata gigi sproket,” tambah Hawadis dengan senyumnya.

Lalu ada proyek jangka panjang Hawadis yang masih rantai juga. Tapi ini rantai mesin pengatar kruk-as dan noken-as yang lebih dikenal dengan rantai keteng. Menurut Hawadis, kelemahan mesin 4T yang sudah spesifikasi MP3 dan MP1 pada rantai tersebut. Dan Regina punya mesin pencetaknya yang ada di Italia. Tinggal tunggu saja. Raider

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353