nhk

Road Race Purbalingga 2018, Ini Rahasia Touch Sanjaya Berjaya, Rusman Fadhil Coy! 

ManiakMotor – Purbalingga Open Road Race Championship 2018 di sirkuit alun-alun Purbalingga, Jateng (21/1) memang spesial. Event garapan Indiel Racing Organizer dan SSC (So Tech Sport Club) hadirkan 400 starter-an dan didukung sepenuhnya ban FDR, ban andalan segala motor.
Makin spesial dengan hadirnya rider papan atas macam Rusman Fadhil, pembalap yang musim lalu main di ARRC (AP 250) dengan tim Yamaha TJM. “Tahun ini fokus di balap nasional motorprix dan IRS. Event Purbalingga ini perlu untuk adaptasi lagi dengan trek pasar senggol. Optimis bisa tetap bersaing. Hehe,” kata Fadhil yang 26 tahun dan masih fight.
Rusman Fadhil

Fadhil masih sanggup podium pertama di salah satu kelas ‘hot’, yakni sport 2T 140 cc STD open. Kelas ‘nostalgia’ ini menyedot animo peserta dan penonton. Fadhil yang memacu Touch korekan Yuda ‘Kemo’ Sanjaya itu ovetrtake (last lap) Itang Indiel Junior yang di awal lap memimpin jalannya lomba.

“Ini riset gress dan baru pertama kali diturunkan. Spek masih standart kok,” ujar Kemo yang kondang di balap karapan itu. Yup, sejak makin semaraknya kelas sport 140 di road race banyak juru korek papan atas drag bike turun gunung.
Selain korekan Kemo, hadir juga karya Potter (OTD) dan AB. Bendol (ABRT20). “Piston OS50, karbu King, rasio 13/30, 17/28, 3,4,5 dan 6 STD, final gir 13/45,” beber Kemo yang memainkan perbandingan kompresi primer 7,2:1 itu.
Penasaran? Lebih lengkap, tunggu tulisan modifikasinya. Pastinya, kelas ini bakal lebih seru! “Adrenalin terpacu, apalagi ini spek standart.  Power Touchnya mantap, riding style tak ada kendala karena sebelumnya udah latihan di Maguwo,” tutup Fadhil yang kali ini kibarkan bendera tim 7 Berlian. Ardel
BAGIKAN