nhk

Road Race Purwakarta, Gaspoooll Penutup Tahun

Maniakmotor – Di saat kebanyakan orang sibuk dengan rencana libur akhir tahun, para pembalap malah sibuk menyiapkan kuda besi tunggangannya untuk balap POC – IRC – Kapota Open Road Race Championship 2012  yang menjadi ajang gas poll yang rem tidak blong. Kalau blong kasihan jokinya nanti nabrak ban, karung dan bahkan penonton jack, nanti malah merayakan tahun baru di tukan pijat.

Pasar senggol ini digelar di sirkuit YON ARMED 9 Sadang Purwakarta 29 – 30 Desember 2012, ajang ini memang yang terakhir dan diseting mentok di akhir tahun 2012. Dengan 380 pembalap yang terbagi dalam 18 kelas, juaranya masih didominasi para pelanggan podium kejuaraan Jawa barat macam Irfan Chufenk, Dedi Kumohon dan Arie Oktane yang berasal dari luar Purwakarta.

Sepertinya para pembalap tuan rumah masih belum bisa menunjukkan taji di luar kelas lokal. Dari sekian banyak kelas yang dilombakan dan sekian banyak pembalap lokal mengikuti event ini, mereka hanya penyumbang. Iya menyumbang dana buat promotor dari uang pendaftaran. Starter kian banyak, yang untung bukan pembalap, tapi promotor. Maka tumben di Purwakarta tidak lebih dari 400 starter???

Karena panitia lomba kali ini ketat dalam merapikan kumis. Eh, maksudnya Haris Tommy yang berkumis sebagai promotornya, tegas dalam disiplin waktu. Jadwal lomba yang dimulai pukul 09.00 WIB benar-benar tengggg jam sembilan. Padahal tipikal pembalap lokal Purwakarta ngopi-ngopi dulu sembari santai. Itu hanya ilmu kira-kira soal joki Purwakarta gagal naik podium.

Haris menuturkan kumisnya sering ditata setiap saat, sama dengan jadwal roadrace. Dia ingin disiplin ditegakkan di Jawa Barat musim 2012. Sebab persiapan tahun depan baru epektif pertengahan 2013. “Sepanjang Januari hingga Februari,  Jawa Barat akan disibukan Pilkada Gubernur, itu sedikit banyaknya memengaruhi jadwal balap,” kata Tommy yang kelihatan sebagian kumisnya mulai memutih, tanda jam terbangnya di balap motor sudah sama dengan kumisnya.

Hanya saja, ada sedikit usul atau harapan dari Arie Oktane yang menjadi juara di Matic FFA Open. “Mudah-mudahan penyelenggara road race menaikkan jumlah hadiah 2013. Ini untuk mengimbangi budget pendaftaran yang semakin naik. Saat ini biaya pengeluaran dengan hadiah kurang berimbang, makanya ikut mengurangi minat pembalap lokal seperti Purwakarta ini,” saran Arie.

Kan dari waktu ke waktu juara 1 selalu dikalikan 10 dengan jumlah pendaftaran???? Bila pendaftaran Rp 300 ribu, juara 1 dapat Rp 3 juta. Memang sekarang nggak begitu di road race???? “Wah bila 1 kelas hanya diikuti 10 starter, bangkrut dong promotor,” timpal Tommy sembari merapikan kumisnya lagi.  Miko

Berita Terkait

Hasil Lomba Road Race Purwakarta, 30 Desember 2012

Road Race Karawang, Dua Kali Event Di Atas 400 Starter

Pengaturan KIS (Kartu Izin Start) Drag Bike Dan MotoPrix

Matic Race Cirebon, Aspal Keriting Berebut Hadiah Mobil

 

 


BAGIKAN