nhk

Ronde 1 YSR 2018 Sentul: Peserta Comm B Yang Membludak, Nih Kelas-Kelasnya

ManiakMotor – Sejak kelas komunitas diproklamirkan tiga tahun lalu di Yamaha Sunday Race (YSR), saban tahun ‘warnanya’ makin beraneka. Peserta yang hobi bangat ini nggak peduli zaman susah. Tetap bergerombol datang mewakili club motor masing-masing dengan motor sport berlogo garputala. Seperti ronde 1 YSR di Sentul International Circuit pada 7 – 8 April 2018.

Pak Iddi dari Bogor. Kelasnya memang consulation

M. Abidin yang GM After Sales & Motorsport PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) menjelaskan detil. Sebab Abidinsan ini, salah satu pencetus YSR. Pasti dia tahu persis pasar Yamaha YZF-R25 ke pangsa mana beredar, “Umumnya hobi dan itu ada di klub motor. Mereka memiliki naluri ngegas. Setelah itu foto-foto di sirkuit upload di media sosial. Dan ini umumnya ada di Comm (Komunitas) B 250 cc. Kalau Comm A mereka yang sikit berbakat,” sebut Abidin yang berbisik event YSR jadi tempat para pehobi berwisata  bawa keluaga mereka.

Fakta menunjukan Comm B 250 cc yang punya R25 kudu dibagi tiga kelas. Ini agar menampung dan keadilan hobi tersalurkan. Awal-awal Comm B disatukan sampai dalam satu lomba ada 60 motor di satu sirkuit. “Makanya dibagi lagi ada kelas Consulation B dari hasil catatan waktu dibagi dua agar nayaman dan aman lombanya. Kelas ini pecahan dari Comm B tok. Tahun ini ada Comm B Beginner, jadinya ada tiga kelas di situ,” timpal Kadek Suma dari Divisi Motor Sports YIMM.

Dari 2015 starter, Comm B saja ada 91 peserta, bukan starter. Kalau sebut starter itu, 1 pembalap misalnya ikut dua kelas, disebut 2 starter. Hitungannya Comm B ada 62 peserta dan Begginer 29 peserta. Contoh dari Bali membawa empat motor. Dua pembalap YROI Dewata dan 2 YROI Ignitex Bali.

Dipayungi gadis-gadis juga kebanggaan buat komunitas

YROI Pusat apalagi, mereka menurunkan 11 pembalap. Lalu komunitas YARRCI Bekasi 11 pembalap. Tak mau kalah chapter CHABEX juga pakai 11 pembalap, “Semuanya pakai motor sendiri-sendiri. Kan hobi. Ongkos sendiri juga,” ungkap Nasrullah selaku manager Chabex.

Tim YARRCI

Pak Iddi yang berumur 42 tahun, bos beras asal Bogor, Jabar ini sangat senang saat mau difoto. Dia terbagi di kelas Comm B Consulation, “Inilah kelas sayang yang sebenarnya. Kalau ikut B benaran bisa di overlap. Saya jujur murni hobi, umur masih nanggung eh tua. Tapi saya akan belajar lagi soal raicng line,” kata Pak Iddi yang kalau mau beli beras partai besar dia bisa menyediakan, hehe. RIC

BACA JUGA

Hasil Seri 1 Yamaha Sunday Race (YSR) Sentul, Bogor 7 – 8 April 2018

Yamaha Sunday Race (YSR) 2018: Ada 215 Starter, All New R15 Idemitsu Junior Pro Pangkas 6 Detik

Ronde 1 YSR 2018 Sentul: Kelas Pro 250 Dan 150, Masih Dia-Dia Juga

YSR Sentul 2018: All New R15 Idemitsu Junior Pro, Tunggu Mereka 3 Tahun Ke Depan

YSR Sentul 2018: Mantap Penjenjangan 16 Tahun Ke-Bawah All New R15 Idemitsu Junior Pro

Jelang Yamaha Sunday Race (YSR) 2018 Sentul: YROI Bandung Turunkan 6 Joki

BAGIKAN