nhk

Rossi Ke-7 Di Tes MotoGP Valencia 2017, Jangan Buru-Buru Remehkan, Apalagi Kalah Dari Vinales

Valentino Rossi pakai M1 2017 test Valencia
,

ManiakMotor – Jangan buru-buru meremehkan Valentino Rossi, the oldest rider on the grid yang Februari nanti berumur 38 tahun! Menutup sesi tes MotoGP untuk 2017 di Valencia 15 – 16 Nomever lalu, dia hanya ke-7 dan kalah 0,7 detik dari si ‘anak bawang’ Maverick Vinales yang sama-sama ngetes Yamaha M1. Itu sama sekali belum menggambarkan rivalitas mereka dalam tim pabrikan Yamaha.

Kenapa begitu? Karena Rossi untuk saat ini spesial race day. Akalnya banyak ketika sudah masuk lomba. Lagian di test kemarin, ada agenda khusus ditugaskan padanya. Coba simak fakta berikut Brosist! Niat dan tanggung jawab Rossi dan Vinales berbeda untuk melakoni tes.

Vinales sama sekali tak punya beban selain adaptasi. Ternyata dia menikmati nyaman dan kencangnya M1. Apalagi kalau memakai M1 2016 bekas Lorenzo yang dua hari sebelumnya di Valencia kencang. Juga sudah dianalisa lebih dalam, Vinales mirip-mirip gayanya dengan Lorenzo. M1 yang digebernya juga atas andil set-up Ramon Forcada, kepala mekanik JL yang sekarang menangani M1 MV.

Beda dengan The Doctor yang harus mencari obat penyembuhan M1 yang kurang konsisten 2016. Rossi mengendarai motor yang belum jadi. Beban pengembangan M1 untuk musim 2017 berada di pundaknya. Pada hari pertama tes, misalnya, ia lebih sibuk mengkomparasi M1 versi 2016 dengan prototype 2017.Bahwa ia tercepat kedua, itupun hasil dari motor spek 2016.

Di hari kedua, Rossi sama sekali tak ditarget untuk rebutan fastest time. Orientasinya hanya untuk cari the fastest time untuk versi 2017 saja dengan cara utak-atik mesin dan sasis 2017, plus sinerjinya dengan ban pasokan Michelin. Itu sebabnya ia baru turun ke lintasan pada sesi sore dan hanya menempuh jarak 13 laps, bandingkan dengan MV yang di hari kedua memborong 76 putaran.

Best time 1:30,709 diatas M1 2017 tentu saja belum bikin puas Rossi. “Sasis sudah sedikit membaik. Mesin belum seperti harapan, tapi ini barulah versi pertama dan bisa dikembangkan. Secara umum tes berlangsung positif tapi jelas sekali masih banyak yang harus kami kerjakan agar nyaman untuk balapan. Tidak sekadang kencang saat single lap,” kata Rossi sembari senyum-senyum.

Massimo Meregalli selaku bapak bos mengamini ucapan Rossi. Ia mengakui proses pengembangan mesin M1 yang masih harus dioprek di pabriknya di Jepang. “Valentino memberikan banyak masukan yang membuat kami semakin paham apa yang harus dikerjakan. Semua data itu segera kami kirimkan ke para insinyur Yamaha di Jepang,” kata Meregalli.

Begitu Bro faktanya, makanya jangan buru-buru menganggap VR46 terlalu tuwir dibandingkan MV yang memang beda 16 tahun hehehe! Akan macam apa engine M1berikutnya, tunggu tes lanjutan pada akhir November nanti. Andro

BACA JUGA

Hasil Test MotoGP Valencia 2017, Spanyol 15 – 16 November 2016