nhk

Rossi & Marquez Puji Mesin Dan Elektornik Moto2 Triumph, Jembatan Pas Ke MotoGP

ManiakMotor – Diibaratkan mesin Triumph dengan elektroniknya di Moto2 sekarang, mirip dengan MotoGP 2004. Performa mesin dan teknologinya menghasilkan kecepatan hampir sama. Contoh di sirkuit Losail, Qatar yang MotoGP saat itu berlari 1:57, sedang Moto2 kemarin adalah 1;58 koma kecil tampil pertama kali di Qatar. Itu yang tercepat.

Adalah Bintang Yamaha Valentino Rossi yang yakin mesin Moto2 Triumph dan elektroniknya, sebagai jembatan yang pas ke MotoGP. Pengenalan awal mesin tiga silinder 765cc Triumph sudah paling tepat, “Ketika 2010 dari 250 cc 2T digantikan mesin Honda 600 cc, banyak yang tidak setuju. Karena itu adalah mesin untuk motor jalanan. Kurang cocok untuk jembatan promosi ke MotoGP,” papar Rossi yang akhirnya setuju juga lantaran produksi mesin 600 cc Honda juga berkembang.

Namun makin setuju dengan mesin Triumph dan elektroniknya yang dikerjakan para insinyur balapanan Moto2 2019.  “Saya pikir manajer produksi Moto2 telah melakukan pekerjaan yang sangat baik. Terutama mesin Triumph dengan teknologi yang lebih canggih. Tenaga, dimensi dan bobot sudah sangat pas untuk jenjang ke MotoGP,” tambah Rossi yang tentu jebobalan GP250 yang 2T.

Mirip-mirip dengan omongan Marc Marquez yang dilahirkan dari mesin CBR600 Moto2. Soal mesin Triumph katanya dia mendengar dari cerita adiknya yang memang joki Moto2, “Moto2 sekarang lebih baik dari Honda, hehe saya becanda. Maksudnya cerita dari adik saya,” kata Marquez segera meralat omongannya, karena doski pembalap Honda bro, masak sih menjelekan Honda, haha.

Menurut cerita Alex Marquez yang diteruskan si Marc, bahwa mesin Triumph sudah seperti mesin balap. “Pembalapnya juga bisa memainkan elektronik. Kami sudah melihat, mesin Triumph bisa menyentuh 300 km/jam di ujung trek lurus. Tentu jauh lebih baik dari mesin sebelumnya,” tambah Marquez. MM