nhk

Sambut Seri 3, IRC Motocross Harvest City

 

ManiakMotor – Kembali pada kejurnas garuk tanah seri ke-3. Event IRC Motocross International Championship 2012 (IMIC) ini, pasti dikuasai crosser bule undangan. Mencetak crosser sama dengan mereka, tidak seperti komat-kamit lalu jadilah crosser tangguh Indonesia. Butuh waktu membangun generasi baru agar setara. Seperti cerita-cerita standar, mereka seperti bawa sapu menyapu podium dari pembalap nasional. Lalu munculah pengamat harus ini dan itu. He’eh, emang gampang.

 

Sabtu dan Minggu atau 12 -13 ini, seri 3 IMIC ada di Harvest City, Cibubur,  Bogor, Jawa Barat. Seperti biasa, ayo nonton crosser bule merajalela. “Mereka dibikin sebagai ukuran saja. Mengejar mereka saat ini, mustahil. Tapi, ke dapan kita punya generasi yang pernah mereka (bule) alami lewat pembibitan sejak dini. Yakni, SE50 dan SE65. Kelas ini harus dijaga untuk penjejangan,” papar Jhony Pranata dari IMI Racing Academy Motocross yang sudah berada di sirkuit Harvest saat ini alias Sabtu 12 Mei 2012.

Kelas ini baru lima tahun belakangan ramai di Indonesia. Jika anak tersebut tetap di motocross yang sejak lima tahun lalu, dia baru naik SE85 saat ini. Juga kebanyakan sudah banting setang ke road race. Aspal mungkin dianggap lebih menjanjikan ketimbang saat kering debu dan saat basah becek. Coba baca Pemula MotoPrix, Milik ABG Dari Moto-X. 

Pembibitan harus disesuaikan dengan iklim Indonesia. Kalau benar-benar mencontek FIM Motocross, wuuu…!  Ya, seperti tambal sulam yang bolong-bolong dan akhirnya bolong lagi. “Karena Indonesia bukan produsen motor special engine. Motor dan spare-partnya  standar harganya dolar Amerika. Lihat saja peserta SE50 semakin berkurang. Tahun depan hanya tersisa dua crosser. Barabe kan,” papar Asep Halim. Pemilik produck Gordon ini anaknya ambil bagian di SE50.

Contoh lagi, jenjang SE85 pakai Honda CR150 itu sebenarnya sudah tak dianggap di internasional. Alasan utamanya, Honda sudah tidak memproduksi ini motor. Kapasitas segitu pun, hanya Honda yang tersedia. Diadu dan dicampur dengan 2-tak, ini motor unggul di mana-mana soal kenyamanan suspensi dan power.

Tetapi di Indonesia sulit dilarang, karena iklimnya sudah begitu. Ini motor siapa saja boleh memasukkan ke Indonesia. Peredaran motor lama pun masih bisa disegarkan dan layak tanding. “Akhirnya crosser lebih memilih yang nyaman. Itu sudah hukum. Kecuali pengimpornya dilarang dan barang lama dimusnahkan,” timpal Irwan dari Gandasari Racing Tim. Irwan barusan lepas bahunya ketika ikut latihan road race di Maguwo, Jogja. Dia juga pelatih motocros.

Ya jalan satu-satunya menyesuaikan dengan keadaan Indonesia. Toh, semua negara juga begitu. Setiap negara punya persoalan berbeda. FIM hanya menuntun agar arahnya seragam ke dunia. Nah tunggu ulasan berikutnya dalam dua hari ini soal kejurnas motocross dari Harvest City. Miolo

BERITA TERKAIT:
IRC Motocross Kuningan, Menaklukkan Ketinggian
MX Kuningan, Sepi Peserta Pembibitan
Aldi Lazaroni, Cidera Saat QTT
Andre Sondakh Geber Husqyvarna Di IRC Motocross Championship
IMI Racing MX Pindah Ke AHRS
Rendi A Rahman Ke-1 QTT SE65, Seri 1 IRC MX Int’l Champ
 

BAGIKAN