nhk

Sedikit Beda Membuatnya Tidak Biasa

MM – Modifikasi  Yamaha Byson 2010 ini tidak ekstrem. Akan tetapi mengusik orang untuk melihat lagi dan lagi,serta ‘mencari’ apa yang beda dibanding Byson standar. Maklum jika ditengok sekilas, orang akan menganggap standar, tapi seprtinya kok ada yang beda ya?

 Kira-kira begitu keahlian Imrond Diono menyulap pandangan manusia. Dari jauh terasa wah dan dari dekat, cuma ini to. Ya, tidak ekstrem alias biasa-biasa saja. “Memang sengaja, Byson kan sudah bison,” canda Imrod pada jenis sapi Amrik yang dipakai Yamaha sebagai smbol alias Byson itu. Bukan Tyson, itu petinju, bukan sapi.

Misalnya sokbreker depan dibiarkan ori. Kan dana yang sudah dianggarkan konsisten pada tujual awal. Irit alias pelit. Eh, salah! Karenanya, hanya cakram depan dibikin ganda. Soal ini, urusannya Billy Cuztom yang untuk ukuran derah boleh dua jempol ditempel di jidatnya.

Begitu pula rem belakang yang tadinya teromol dipasangi cakranm punya Suzy Satria. Beli satu set lengkap. Orang menyangkanya standar, karena peleknya memang asli bawaan pabrik dengan ban 100/60-17 (depan) dan 120/60-17 untuk belakang. Total yang habis cuma Rp 4,5 juta sudah sekalian dengan airbrush yang dilakukan di Pono Motor Purwokerto. Bun2

 

  

 

 

 

 

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353