nhk

Sekema Penggunaan Mesin MotoGP, Moto2 Dan Moto3 Bila Serial 2020 Terjadi..!

ManiakMotor – Komisi Grand Prix telah mengeluarkan aturan penggunaan mesin untuk serial 2020 pada MotoGP, Moto2 dan Moto3. Walau masih diperjuangkan yang seri pertamanya berlangsung 19 Juli dari Jerez, Spanyol masih diperjuangkan, komisi yakin akan terlaksana. Hanya saja jumlahnya belum bisa ditentukan sejak awal. Makanya dibikin kira-kiranya sampai 11 seri atau 14 seri soal penggunaan alokasi mesin.

Komisi tersebut memliki anggota Dorna yang diwakili Carmelo Ezpeleta, FIM diwakili  Paul Duparc, Herve Poncharal dari IRTA dan Takanao Tsubouchi (MSMA). Mereka bertemu dengan virtual alias elektronik. Pembicaraan dilakukan dua tahap, yakni pada  22 Mein dan 27 Mei 2020.

Maka dihasilkan keputusan penggunaan mesin. Jika jumlah seri MotoGP 2020 hanya 11 tim pabrikan yang non konsesi boleh menggunakan 4 mesin. Berarti 1 mesin digunakan untuk 3 seri. Andai tahun ini MotoGP melewati 11 seri, misalnya sampai 14 seri boleh menggunakan 5 mesin.

Sedang untuk tim yanng diberi konsesi seperti KTM, andai balapan tahun ini sampai 11 seri, mereka boleh menggunakan 6 mesin. Itu sama dengan untuk 1 mesin bisa dipakai dua seri. Andai – disebut andai bila MotoGP tahun ini melewati 11 seri yang ditulis sampai 14 seri, tim yang diberi konsesi boleh pakai 7 mesin.

Alokasi Mesin Kelas Moto3

Sengaja hanya Moto3 yang diulas lantaran peraturan mesin kelas paling bawah ini mirip dengan MotoGP. Beda dengan Moto2 yang mesinnya disuplai satu merek yang saat ini menggunakan mesin Triumph. 

Moto3 diatur tersendiri. Katanya, bila jumlah total event Moto3 pada 2020 ini lebih rendah dari 12 seri (termasuk Qatar), maka tahun 2020 dan 2021 akan dianggap  satu musim. Di situ alokasi mesin maksimum gabungan untuk kedua musim adalah 9 mesin.

Jika jumlah event pada  2020 ini 12 seri atau lebih, maka alokasi untuk musim akan terpisah. Hitungannya termasuk Qatar yang sudah terlaksana sampai 12-14 seri, boleh pakai 4 mesin. Jika lebih lagi, andai mencapai 14 – 18 seri, boleh memakai 5 mesin. 

Kelas Moto2 dan Moto3 pada 2020 ini tidak diizinkan untuk melakukan pengujian pribadi sampai pemberitahuan lebih lanjut.

Pertimbangan soal tes pribadi ini untuk kesamaan ekonomi tim. Apalagi dengan dampak Corona, ada tim yang mampu dan ada yang menyusut pemasukannya. Makanya, dilarang tes pribadi, karena diyakini hanya tim yang mampu yang bisa maksimal. 

Tes direncanakan oleh FIM, IRTA dan Dorna bila yang tanggal 19 Juli di Jerez, Spanyol tersebut mendapat izin. Tes akan diadakan Rabu alias 15 Juli, lantas Jumat dilanjutkan dengan sesi free practice dan Minggu 19 Juli adalah race day. 

Begitu rencananya ya. Raider

BACA JUGA

MotoGP 2020: Dorna Masih Berjuang Pada Pemerintah Spanyol, Untuk Seri 1 Jerez..!

MotoGP 2020: Rossi Balapan Tanpa Penonton Dan Atribut 46 Dengan Asap Kuningnya..!

MotoGP: KTM Memberi Peluang Buat Dovizioso Untuk 2021-2022

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353