nhk

Seri 2 YSR Sentul 2019: Komentar Hawadis, Bima Dan GDT Terhadap VVA All New R15, Bisa Sangat Sangar

Kelas Sport 150 Profesional. Wajib pakai All New R15 VVA

ManiakMotor – Dari omongan deretan tunner papan atas Yamaha, bahwa All New R15 VVA berpotensi lebih dahsyat dari R15 biasa. Di seri 1 Yamaha Sunday Race (YSR) pada Juni 2019 lalu, sebenarnya sudah wajib R15 VVA, cuma beberapa tim belum siap. “Tapi kalau kami dari Yamaha Oryza sejak seri pertama sudah menggunakan VVA. Walau saat itu, panitia umumkan bisa mematikan fungsi VVA,” kata Bima Aditya dari Yamaha AIRA Oryza.

Pasukan Aira Oryza sejak awal seri dengan R15 VVA

Di seri 2 YSR pada 27 – 28 Juli 2019 yang sudah pasti di Sentul Besar, VVA (Variable Valve Actuation) wajib digunakan. Nggak bisa ditawar, “Belum bisa ngomong banyak dan membuka rahasianya. Nanti kalau dibuka salah pula. Soalnya belum ketemu, barang baru. Saya rasa mekanik lain juga saling tunggu informasi soal kem VVA ini. Makanya saya belum mau membuka derajat durrasi dan LSA-nya,” kata Om Hawadis dari tim HDS yang pembalapnya Arianto Tarzan berhasil pole position dengan time 1 menit 50.507 detik, sebagai gambaran R15 lama bisa mencetak 1 menit 48 detik di Sentul Besar.

Menurut Hawadis, ada dua benjolan atau lobe kem yang bekerja berbeda dalam satu silinder. Ada yang khusus putaran atas dan satu lagi untuk putaran bawah. “Di sini harus teliti agar keduanya bebas bekerja masing-masing fungsi. Jika keliru rawan bocor. Kalau kem VVA ini ketemu, hasilnya akan luar biasa,” tambah Om Hawadis  yang bilang sangat hati-hati mengatur profil kem-nya. Yang jelas, kem putaran atasnya disetel Om Hawadis di atas 12.000 rpm.

Sama juga dengan Anton GDT dari Yamaha Bahtera NHK SSS. Dia juga masih belum berani menentukan derajat lobe. “Pasti derajatnya harus diubah, agar aktifnya VVA berubah dari putaran standar. Standar aktif 6.500 rpm, untuk balap harus bekerja di atasnya, misalnya VVA mulai aktif di 7.500 rpm. Si Sentul besar ini, kebanyakan yang aktif putaran tingginya,” sebut Anton.

Anton sembari bilang dengan hanya beberapa bulan fokus di R15 VVA larinya mendekati R15 old yang lama diriset untuk balapan. Sekadar catatan, R15 ramuan GDT barusan ketiga di QTT dengan catatan 1 menit 51.067 detik atas nama Aldi Satya Mahendra. “Bisa sant berkembang karena setiap kem diperintah oleh benjolan berbeda. Contoh untuk putaran tinggi, kemnya menggunakan sistem roller dan putaran rendah menggunakan templar,” tambah Anton dengan yakin bercerita.

Om Hawadis. Masih belum mau buka rahasia

Coba dibaca komentar pembalapnya. Sengaja diambil dari yang sangat senior, Rey Ratukore (Yamaha Cargloss Racetech RRS). Katanya, dari segi kaki-kaki dan bodi, All New R15 sudah sangat diuntungkan oleh suspensi up-side down, “Kalau mesin masih butuh waktu, karena ada perbedaan kerja kem dengan yang lama. Ini pun mulai ketemu. Padahal baru hitungan bulan risetnya. Dan ini akan berkembang jauh lebih kencang,” papar Rey yang di QTT Sport 150 Profesional berada di posisi kedua dengan catatan 1:50.868.

Demikian pula Ko Robert Chong yang selalu bawa-bawa lap top mulu. Ya dia memang tukang mapping alias memetakan ECU. Menurutnya target AFR masih sama dengan R15 lama, karena AFR adalah hasil akhir yang pasti sesuai kondisi cuaca sirkuit pada mesin.

“Cuma untuk mencapai target AFR, harus menggunakan dua tabel pemetaan ECU. Sebelumnya mengandalkan tekanan mesin, sekarang harus ada tambahan TPS (Throttle Position Sensor). Karena perbedaan tekanan mesin untuk rpm bawah dan atas,” tutur Robert menjelaskan sejelas-jelasnya.

Emang sudah jelas, bro??? Raider

BACA JUGA

Hasil Seri 2 Yamaha Sunday Race, Sentul, Bogor, Jabar 27 – 28 Juli 2019

Jelang Seri 2 Yamaha Sunday Race 2019: Tim Oryza Antisipasi Aturan VVA Pada Sport 150

Yamaha Sunday Race 2019 Sentul: All New R15 VVA Wajib Buat Kelas Sport 150 Prof

YSR 2019 Sentul: Seri 2 Jumlah Starter Naik, Komunitas Bahagia, Teknologi VVA Tantangan Prof

Jelang Seri 2 YSR Sentul 2019: Rey Ratukore Pimpin Klasemen Sport 250, Lawan ARRC Semua

Jelang Seri 2 YSR Sentul 2019: DRS35 Melatih Didikannya Untuk All New R15 Idemitsu Junior Pro

 

 

 

BAGIKAN