nhk

Seri 3 IRS Sentul 2018: Race-1 Kejurnas Sport 150, Hammer Juara, R15 Tetap Jagoan

ManiakMotor – Janji Wilman Hammar dilunaskan. Pembalap Yamaha Bahtera NHK SSS IRC itu, pada Sabtu 25 Agustus 2018 pagi di kejurnas Sport 150 tercepat kualifikasi. Beberapa jam kemudian diadakan race-1, dia juga yang juara. Wlly – begitu dia dipanggil – menjalan strategi tahan nafsu.

Wilman. Pasang strategi

Maksudnya main sabar, lantaran tahu potensi dirinya bersama Yamaha YZF-R15 yang diracik Bahtera. Willy sudah mencoba saat kualifikasi, motornya sangat ringan kalau dapat angin tebengan. Pula sanggup diberi tenaga saat sendirian, “Ini saya bisa manfaatkan saat race. Jangan banyak lari sendiri di depan,” kata Willy sebelum race-1 seperti menasehati dirinya.

Benar juga, tercatat dia memimpin hanya lap ke-6 dari 10 lap lomba race-1. Selebihnya pembalap dari Sulsel ini, banyak meminjam angin pembalap lain yang bernafsu ke depan. Bukannya, main aman, tapi tenang dan berstrategi alias sabar tadi. Justru yang lama di depan adalah pembalap Yamaha Kaboci SSS FDR, yakni Robby Fatoni yang akhirnya hanya ke-8.

Alasan Willy, kalau sendirian di depan dan gagal memperlebar jarak, justru mekanis motor yang diancam. Mesin jadi lebih panas, tersiksa melawan hambatan angin di Sentul yang terkenal besar. Dengan regulasi kejurnas Sport 150 seperti MP1 kalau bebek, itu merugikan.

Karenanya, serbuan Willy dilakukan di last lap terutama di tiga tikungan terakhir. Dia sudah ancang-ancang dari ‘S’ besar yang melewati banyak pembalap, “Di situ konsentrasi paling utama saya mainkan. Diusakan kalau rombongan jangan berada paling depan, gampang dibuat slip streaming saat kecepatan motor sama, semua R15,” papar Wlly dengan seyum kemenangan yang finish 0.9 detik dari posisi kedua, tanda akselerasi R15  ampuh berlari sendiri.

Tapi perasaan semua pembalap yang biasa main di Sentul Besar punya strategi yang sama. Berarti dia ditopang kemampuan motor keluar dari tikungan terakhir yang lebih punya torsi. Di bisa kalahkan Rafid Topan, Richard Taroreh, Syahrul Amin dan sebagainya yang berada di grup utama.

Tak kalah menarik yang dilakukan Topan. Start dari grid 19 bisa kedua, waw… Kata Topan saat kualifikasi putaran mesin R15-nya nggak linier alias nggak naik stabil secara geometrik, “Untung berhasil di atasi dan saat start sangat mantap dan berhasil bergabung dengan rombongan depan,” tutur Topan yang memang pemain punya jam terbang tinggi membela Yamaha GHP HDS. Raider

BACA JUGA

Hasil Seri 3 IRS Sentul, Bogor, Jabar 25 – 26 Agustus 2018

 

 


Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353