nhk

Seri 3 One Prix 2019 Dipindah Ke Sentul: Bambang ‘Kapten’ Dilecehkan Sirkuit GBT Surabaya Dibilang Nggak Siap

Yamaha-Honda, GBT, Motoprix
GBT sering dipakai MotoPrix Jawa

ManiakMotor – Sirkuit Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Jawa Timur sudah dua kali diincar  buat serial One Prix. Belakangan untuk seri 3 pada 31 Agustus – 1 September 2019 juga terjadwal di GBT, tapi belakangan dipindah ke Sirkuit Sentul Internasional Karting & Motorcycles atau Sentul Kecil. Alasannya nggak siaplah macam-macamnya seperti surat di sini.

Tentu saja Bambang Haribowo sebagai Ketua IMI Jatim di mana GBT berada, nggak terima dong. Enak saja dibilang nggak siap, kira-kira begitu. Apalagi Bambang tidak pernah disurati soal ketidaksiapan. Yang ada malah surat promotor One Prix pada Ketua Umum PP IMI Sadikin Aksa dan tembusan Jefrrey JP yang Sekretaris Jendral PP IMI.

Burnout, Kapten, kediri
Bambang Kapten

“Promotor One Prix pada surat yang beredar yang saya tidak dapat itu bilang, peninjauan sirkuit telah dilaksanakan promotor dan IMI Jatim. Sebagai Ketua IMI Jatim, saya merasa tidak memberi perintah pada bawahan melakukan survei untuk sirkuit GBT dipakai One Prix,” papar Bambang yang hobi bertopi koboi itu.

Bambang juga melempar pertanyaan pada  akun sosmednya. “Katanya Aspal tidak memenuhi standart sirkuit dan R1 terlalu sempit, mohon pencerahan?” tanya Bambang pada akun sosmednya. Pertanyaan Bambang tesebut  juga diambil dari sosmednya One Prix. Kata sosmed One Prix, pemindahan karena hasil evaluasi PT Oneprix Motorsport Manajemen (OMM).

Langsung dijawab para netizen yang membludak. Kata mereka mungkin tukang surveinya nyasar ke tempat lain saat ke GBT. Ada juga yang bilang, “Setahu saya, layak tidaknya sirkuit adalah domain IMI. Nggak tahu deh sekarang,” kata yang akunnya bernama Donni Prihandana yang kalau ditelusuri nama ini juga mantan pengurus IMI yang mantap punya. Dan macam-macam komentarnya sambil dibandingkan dengan Bukit Peusar di Tasik yang masih kalah dengan GBT yang lebih lebar.  Perdebatan di akun sosmed Bambang ada di sini.

Pendeknya Bambang merasa dilecehkan. Sebab, GBT selama dia memimpim IMI Jatim sudah berkali-kali digunakan untuk level kejurnas. “Bila ada perbaikan, ya harus setahu IMI Jatim. Ini kan saya nggak disurati. Kalau pun ada pembenahan, saya sendiri sering membenahi itu sirkuit secara pribadi. Walau aslinya harus melewati Pemkot Surabaya,” tutup Bambang untuk menjawab lima point pembenahan GBT yang tidak pernah sampai di tangannya.

Ya, ya tahu maksudnya. Miolo

BACA JUGA

One Prix Seri 3 2019 Dipindah Ke Sentul Kecil, Mantap Dong Siaran Langsungnya..!

One Prix 2019 Tasik: Seri 2 Progress BMB Inapro SCK, Atasi Spesifikasi Pabrikan

BAGIKAN