nhk

Seri 4 Indoclub Championship Sentul 2019: Peserta Bebek 116 cc 2T Pemula Paling Diminati, Karena????

Maniakmotor – Dari total peserta Indoclub Championship seri 4 di Sentul Kecil, Bogor, Jabar pada 19 – 20 Oktober 2019, ada 11% peserta Bebek 116 cc Standard Pemula. Kelas yang dulu disebut standart korek ini, ada 22 peserta yang mendaftar.

Bebek 2T 116 cc Standar KorekSetelah didata, ternyata tim kecil dan besar adalah peminatnya. Hehe, kirain tim bengkel doang, “Memang namanya standar korek. Peraturannya sangat minim mengganti dengan suku cadang racing. Paling hanya rasio, karena demi kenyamanan membalap dan menggunakan kopling manual, selebihnya stadart yang dikorek. Makanya disebut standar korek,” papar papar AB Bendol dari Equilla ABRT20 yang membawa semua motornya 2T.

Bendol mencontohkan standar korek yang ekstrem full mekanikal pada knalpot. Zaman dulu hanya dibobok. Berhubung Bendol ini pengrajin pipa gas buang, maka knalpotnya dibelah. Jalur dalamnya dibuat bersih sekat-sekatnya agar kemampuannya seperti racing. Namun saat dipasang penampilannya tetap std sesuai peraturan.

“Kelas ini diminati, begitu motor bentuk jadi untuk balap langsung bisa ikut. Seri berikutnya cukup konsentrasi pada ban dan uang pendaftaran. Yang lain masih bisa dipertahankan,” kata Bendol yang bilang karena motornya seperti F1ZR sudah nggak dijual pabrik saat beli pertama dan motor tinggal dibalapkan adalah Rp 28 juta.

Cheppy Sugianto

Mekanik yang sudah ‘bangkotan’ di mesin 2T Cheppy Sugianto dari Ratna Motor, malah bilang untuk membangun Bebek 2T 116 cc Standar lebih murah lagi. “Motor seperti F1ZR masih banyak di pasaran. Untuk membangunnya jauh lebih murah dari pada 4T. Biaya cuma fokus mengorek silinder. Karbu hanya reamer dari diameter standar jadi 25 mm,” timpal Cheppy yang mantan mekanik Suzuki AHRS saat jaya tersebut.

Cheppy hanya mematok satu motor Rp 13 – 14 juta plus Rp 7 juta untuk kaki-kaki. Ini sudah bisa balap dan pasti podium, hehe. Asal saja pembalapnya memang yang biasa podium, hehe lagi. “Ini kelas yang paling tidak merepotkan. Di lapangan hanya setting karbu dan gir. Itu pun kalau pindah sirkuit, kalau masih di Sentul Kecil, datanya hanya ubah settingan udara, hehe,” tutup Cheppy yang rambutnya bukan dicat putih tapi memang umur. Raider

BACA JUGA

Hasil Seri 4 Indoclub Championship Sentul, Bogor, Jabar 19 – 20 Oktober 2019

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353