nhk

Soal MotoGP Indonesia 2017: Tiga Syarat Keppres MotoGP Baru Mau Diteken Jokowi

 

ManiakMotor – Serius dan berat nih MotoGP 2017 di Indonesia. Kementerian Pemuda dan Olah raga (Kemenpora) hari ini, Senin (11/1/2016) menyetor draft Keppres (Keputusan Presiden) menyangkut penyelenggaraan MotoGP Indonesia 2017. Langsung dibawa ke Jokowi pada Rapat Terbatas (Ratas). Ratas itu fokus sebenarnya soal Asian Games dan  MotoGP diselipkan di situ.  

Dikebut, karena  Dorna Sports selaku penyelenggara MotoGP bikin dead line  sampai 30 Januari 2016. Mereka minta dukungan secara nyata dari pemerintah Indonesia. Maka rancangan Keppres ini berisi 9 butir yang dibahas. “Sedang disiapkan payung hukum berupa Keppres Kepanitiaan. Kontrak Kemenpora dengan DORNA pada 30 Januari 2016 perlu persetujuan Presiden,” kata Menpora Imam Nahrawi yang mengaku sudah sering ketemu presiden membahas soal MotoGP. 

Dalam RATAS tersebut sebenarnya dihadiri banyak menteri terkait soal Asian Games. Namun khusus MotoGP hanya  ada Puan Maharani selaku Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Menpora Imam Nahrawi, Ketua KOI Erick Thohir, Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf, dan pengelola sirkuit Sentul diwakili Tinton Soeprapto.

Keppres ini menjadi dasar dari pengumpulan pundi sponsor dengan dukungan produk nasional untuk menjadi tuan rumah MotoGP 2017. Keppres itu semacam  ‘kumisnya’ pemerintah untuk ‘minta’ dana sponsor.  Diperkirakan perlu dana Rp 200 miliar untuk renovasi sirkuit. Saat ini baru Rp 5 miliar yang terkumpul atas pancingan Kemenpora pada pendana lainnya.

Jadi sabar ya bro. “Semuanya UUD alias ujung-ujungnya dana alias duit. Bila ini belum terkumpul  mau bicara apa pun soal MotoGP di Indonesia, saya belum yakin. Tapi kalau sudah ada itu dana 200 m, baru deh  percaya,” kata seorang permerhati balap nasional yang ogah disebut namanya karena MotoGP sudah menjadi berita ke mana-mana dan bahkan sudah menjurus politik.   

Benar kan seperti yang dikatakan Deputi Kemenpora Gatot S Dewa Broto hari Senin (11/1) sore menyangkut perkembangan atau up-date terkini soal Keppres MotoGP 2017. Katanya ada tiga hal yang harus dipenuhi terlebih dulu oleh Sirkuit Sentul. “Pertama, menyelesaikan master plan dalam waktu satu minggu oleh Tinton Suprapto. Kedua, menyelesaikan kontrak dengan Dorna. Ketiga, menyerahkan Surat Pernyataan yang berisi kepemilikan Sirkuit Sentul oleh Tinton Suprapto selaku dirut dan Tommy Soeharto selaku komisaris utama. Tujuannya agar keduanya bertanggungjawab jika ada masalah hukum di kemudian hari. Keppres MotoGP tidak akan pernah ditandatangani Presiden jika tiga hal itu tidak diselesaikan,” ujar Gatot dalam jumpa persnya yang dilansir web Kemenpora yang kalimatnya tidak dikurangi dan dilebihkan oleh portal ini.

Gimana masih panjang kan? Berarti Keppres belakangan, tanda tangan dengan Dorna lebih dulu? Mau nggak Dorna????? MM

BACA JUGA

MotoGP: Pengembangan RC213V Versi 2016 Dikebut, Marquez Masih Yang Tercepat

MotoGP 2016: Rossi ‘Hampir’ Dikalahkan Adiknya Luca Marini

MotoGP 2016: Daya Tempur Rossi Masih Tebal, Naluri Membangun Motor Tetap Semangat

MotoGP 2016: Ducati 7 Mesin! Konsesi Suzuki Dan Aprilia 9 Engine, Yamaha/Honda Tetap Diuntungkan

MotoGP 2016: Redding Tak Sabar Melumat Pesaingnya Di Test Sepang Awal Februari

BAGIKAN