nhk

Sokbreker Öhlins Masuk Indonesia

ManiakMotor – Nama Öhlins pasti 86 alias dimengerti. Apalagi bagi pencinta suspensi. Ini sokbreker yang terkemuka di semua balap pakai mesin, tidak terhitung balap karung. Di balap saja ampuh, apalagi untuk harian. Ya, mudah-mudahan dengan adanya distributor di Indonesia, yang dulu satu setnya bisa beli dua bebek, sekarang bisa terjangkau. Itu kan gunanya distributor di setiap negara, termasuk Indonesia. Set-up pun bisa disesuaikan setiap saat.

Djamoko Speed yang berada di bawah bendera PT.Madani Sentra Multi Jasa, coba menjembatani. Mereka melakukan kerjasama dengan produsen suspensi asal Swedia yang punya tagline Advanced Suspension Technology tersebut di Stockholm, Swedia, 8 November 2012. “Gampangnya dengan pertumbuhan penjualan motor di Indonesia, seharusnya bisnis after marketnya juga berkambang,” jelas Eddy Saputra, Director Öhlins Indonesia.

Bukan main-main apalagi melucu, makanya jangan tertawa. Öhlins Indonesia menggelar test produk di Sirkuit Kenjeran, Surabaya dari 8 – 10 Januari 2013. Kegiatan ini dihadiri para engineer Öhlins dari Swedia dan Jepang. Dalam uji produk tersebut Öhlins menurunkan test rider-nya   Jun Funahashi dari G-Sense Jepang. “Ini sekaligus peluncuran distributor di Indonesia. Juga training untuk mekanik Öhlins Indonesia. Mereka lebih fokus pada set-up suspensi untuk motor balap khususnya underbone,” jelas Hisazumi Takasaki, Öhlins Asian & Pacific Region Manager.

Lagian, Ohlins akan membuka pabrik di Thailand.  Dengan begitu, sampai di Indonesia  harga boleh ditekan. “Pasar bebek bisa dilayani dengan harga yang masuk akal. Sedang moge premium CBU yang hampir semua merek telah masuk pasar Indonesia, bisa terlayani dengan harga yang pantas. Namun tetap menjaga kualitas sebagai posisi Ohlins yang  premium,” tambah Eddy yang telah merancang bisnis ini sejak memakai jasa Ohlins di tim Yamaha ASH yang bermain di supersports 600 cc ARRC dan Indonesia.

Öhlins melihat pasar otomotif Indonesia yang terus berkembang akan menjadi pasar besar. ”Dalam waktu dekat, Öhlins juga akan mengoperasikan pabriknya di Thailand, dan ini menjadi keuntungan karena dari sisi produk,  nantinya akan menyesuaikan dengan tipe motor di pasar Asean, namun tetap menjaga kualitasnya. Khusus untuk racing product termasuk untuk bebek  tetap diproduksi di Swedia karena policy Öhlins soal balap,” tukas Eddy yang sembari bilang untuk sokbreker bebek harganya antara Rp 12 – 15 juta, tapi ini versi racing. Nanti menyusul versi harian.

Mengenai partisipasinya di balap, Öhlins Indonesia akan memberikan technical support bagi tim-tim yang menggunakan Öhlins. Akan ada mobile service yang hadir setiap balap nasional seperti Indoprix, IRS dan OMR. Sebab, sekelas sokbreker mumpuni harus disesuaikan dengan kondisi sirkuit, bertambahnya performa mesin sampai bobot pengendara. Itu pun, usai diset-up alias di re-valve, kinerjanya hanya 30 jam. Habis itu wajib diset ulang untuk menyegarkan kemampuannya.

Yang berminat silakan hubungi Djamoko Speed, Jl.Cikini Raya, No.7, Menteng, Jakarta telepon +6221-3161606, fax +62121-3144708 atau ww.djamokospeed.com.  

BERITA TERKAIT:

ARRC Sentul, Suspensi Yang Mendorong Sudarmono

 

 

 

BAGIKAN