nhk

Sosok Zarco Bikin ‘Kacau’ Arena MotoGP 2018, Kelamaan Dilatih Di Hungaria

ManiakMotor – Macam mana tidak bikin kacau, hanya pakai potongan sasis M1 2016, mesin 2017 dan aerodinamika 2018, dia kalahkan semua pabrikan di tes pramusim Qatar 2018. Terutama bikin ‘merah’ wajah pabrikan Yamaha di test Qatar. Juga mengacaukan bursa transfer untuk 2019-2020. Pula, sebab utama cerainya Tech 3 dan Yamaha. Termasuk di dalamnya penyesalan Suzuki nggak merekrutnya saat dia naik ke MotoGP.

Sosok Zarco adalah pembalap bermutu yang terlambat ke MotoGP. Dia naik ke kelas para raja di umur 26 tahun. Banyak rekan seangkatannya  di Red Bull Rookies Cup  2007 dan dia juaranya sudah duluan ke sana, “Saya memang tidak tampil di kejuaraan Spanyol dengan CEV-nya, di mana bakat mudah dipantau. Karena Dorna penyelenggara Moto3, Moto2 dan MotoGP berasal dari sana,” sebut Zarco dalam catatan pribadinya.

Zarco yang orang Prancis itu lebih memilih ke Hungaria bersama pelatihnya Laurent Fellon yang pindah ke negara itu, lantaran dapat istri orang sana. Saat itu pun tak ada tim  meminangnya promosi ke GP125 cc untuk 2008 atau ke CEV Spanyol, seperti juara Red Bull jika berasal dari Spanyol atau Italia? “Di Hungaria ini bertemu Gabor Talmacsi yang memang orang Hungaria. Dia mengetes dan katanya saya layak ke GP125 dan seterusnya,” cerita Zarco dalam wawancara khusus dengan Speedweek yang berbahasa Jerman. Catatan, Talmacsi pembalap sekitar 5 tahun bermain di GP125 edisi 2002-2007.

Pertemuan dengan Talmacsi pengaruhnya gede pada karir Zarco. “Permulaannya agak sulit. Pelatih jadi manajer. Kami dapat sponsor dan membayar jumlah yang disepakati. Tapi kejuaraan seperti GP125, biayanya sangat mahal,” kenang Zarco yang pada 2009 ikut GP125 dengan Tim WTR San Marino pakai Aprilia. Dia  menyelesaikan musim itu di klasemen 20. Tahu sendirilah, di sana baru masuk 5 besar akan dipantau. Di luar itu, lu punya dana nggak?

Di tahun pertama itu seperti ombak, beberapa kali jatuh saat event. Namun, Zarco tidak pernah berpikir berhenti. Alasannya, pelatihnya si Talmacsi itu selalu bersama dirinya. Talmacsi sangat percaya bakatnya. Zarco juga begitu, tetap ingin duduk di jok balap motor. Selalu bermimpi di jenjang GP. Dan berhasil pada 2011 ia juara GP125 di Motegi (Jepang). Di klasemen dia kedua pada tahun itu.

Selanjutnya tahu sendiri prestasinya di Moto2, tahun keempat dia juara Moto2. Disusul tahun berikutnya. Herannya setelah juara dua kali di Moto2, nggak banyak tim tertarik pada dirinya. Seperti Suzuki tadi, baru menyesal sekarang. Lalu Tech3 sendiri baru tahu kualitas Zarco saat memperkuat timnya. Termasuk Yamaha mungkin tidak tertarik pada Zarco sehingga jadi sebab Tech3 bercerai dan pindah ke KTM? Sepertinya bikin kacau MotoGP. Kacau ada prestasinya, bro. MM

BACA JUGA

MotoGP 2018: Diajari Marquez, Morbidelli Baca ’Kitab Suci’, Harus Rela Jatuh

Bos Ducati, Gatel MotoGP Ingin Segera Di Indonesia, Pengikut Sosdmednya 40% Kita

Sebab Stoner Pensiun 5 Tahun Lalu, MotoGP Hanya Untuk Rossi! Ah Masak?

Jelang MotoGP Qatar 2018: Ini Sebab Rossi Bisa Ke Superbike!

Tajir Nih, Dua Tahun Di MotoGP, Langsung Punya Tim Satelit KTM Tech 3

Pasca Tes MotoGP Qatar 2018: Helm NHK Terminator GP-R Tech Series, Karel Nyaman

BAGIKAN