nhk

Stoner gagal QTT karena Direcoki Pembalap CRT

 

ManiakMotor –  Casey Stoner frustasi saat QTT. Bukan karena ditinggal bininya. Bukan. Tapi karena sewaktu akan mengukir waktu terbaik di sisa waktu QTT yang tersedia, selalu terhalang pembalap CRT (Claim Rule Team). Maklum, pembalap dengan label CRT, lebih lambat sekitar 3-4 detik dalam setiap putaran dibanding pembalap tim-tim besar.

“Hampir setiap lap, ada saja pembalap CRT yang menghalangi laju,” keluhnya. “Berapapun selesih waktu yang saya bikin, mereka yagn dari tim lain ada lagi di depan saya,” ujarnya sambil bilang kondisi ini membuatnya frustasi.

Namun jika bicara terus terang, itu adalah kesalahan Stoner sendiri. Dia seperti nyari kambing hitam, meski kebanyakan kambing warnanya belang. Jika pun polos, warnanya coklat, bukan hitam. Salah Stoner.

Begini. Dalam satu jam sesi QTT, Stoner ini kelamaan berputar di sirkuit dengan ban kompon keras yang belakangan baru ketahuan, tidak segera mencapai suhu ideal. Akibatnya, niatan memperbaiki waktu, justru gagal. “Rasanya, kami selalu dihadapkan dengan masalah ban,” katanya lagi.

Semuanya sudah kasep. Sudah kadung. Ketika Stoner masuk paddock dan ganti ban kompon lunak yang relatif lebih menggigit aspal Laguna Seca, sisa waktu QTT tinggal sepenimun teh. Maksudnya sebentar banget. Dan ketika Stoner ingin mengukir flying lap (putaran tercepat), terhalangi oleh pembalap CRT yang lambat. Dia pun enggak bisa mengungguli Jorge Lorenzo yang mencuri posisi start pertama.

Salah strategi ya..

 

BAGIKAN