nhk

Struktur Yamaha MotoGP Dipermak 2019, Insinyur Racing Wajah Baru, Fokus Akselerasi Awal M1

ManiakMotor – Setelah menggali, mendata, diskusi dan investigasi, maka tahun depan atau 2019 ada perombakan struktur di Yamaha MotoGP. Ada wajah-wajah baru dalam struktur tersebut, terutama para insinyurnya. Yamaha merasa usai paruh musim tahu lalu dan sepanjang 2018 masih ‘tersesat’ untuk mencari jalan keluar dari persoalan.

Itu hasil bincang-bincang Lin Jarvis, Direktur Pelaksana Yamaha MotoGP dengan crash.net, lalu dikabarkan portal ini bersama bumbunya. Nggak peduli dengan hasil lebih baik di sirkuit Philip Island dan Sepang.

“Dan memang harus berubah. Contoh, jauh hari Maverick Vinale akan mengganti kepala kru sekarang Ramon Forcada dengan Esteban Garcia. Lalu Wilco [Zeelenberg) pelatihnya Vinales akan ke SIC,” papar Jarvis yang bercerita Wilco akan dibantu Julian Simon mantan joki GP125 cc.

Selain itu akan banyak perubahan demi coba memperbaiki masalah. Menurut Jarvis, selain yang sudah ketahuan duluan akan berubah, masih banyak struktur yang akan dipermak. Jarvis nggak mau sebut atu-atu, masih rahasia.

Pendeknya, tim baru ini akan bekerja dengan trik yang berbeda. Akan meningkatkan M1 2018 yang menurut Jarvis terlalu boros pada ban. Motor kelewat kasar di rpm bawah, terutama saat pertama kali on-throttle setiap tikungan, “Di Jepang itu urusan internal. Di Eropa, juga sudah ada alokasi prioritas pada staf,” tambah Jarvis yang bilang sekalian elektronik akan dibenahi.

Jarvis juga janji akan menguji M1 2019 di testing Valencia. Dijamin versi baru ini lebih manis dari elektroniknya yang akan mengelola sendiri akselrasi. Pembalap akan sama galak dengan lawan setiap keluar tikungan langsung memberi putaran mesin besar dan elektronik yang mengelola traksinya. Nah itu yang kurang di M1 edisi 2018. Miolo

BACA JUGA

Jawaban Tekniks Ban Rossi Lebih Rusak Dari Marquez Di Sepang 2018, Sama Pakai Soft

BAGIKAN