nhk

Supergrasstrack Tigaraksa, Tracker Selalu Siap..!

 



ManiakMotor – Olahraga garuk tanah tiada mati. Tetap garuk terus sepanjang ada kesempatan. Seperti itu Kejuaraan Supergrasstrack Popta 2013 yang berlangsung di sirkuit Sodong, Tigaraksa, Tangerang Banten 23-24 Februari 2013. “Sebenarnya tidak ada event yang disebut pemanasan. Pembalap grasstrack harus siap setiap saat,” kata Cep Sena yang memperkuat Agung Mulya Motor yang ikut di event ini.

Si Ncep alias Cep Sena menjawab begitu, karena minggu depan ada kejurnas grasstrack region Jawa di Pandeglang di provinsi sama alias Banten dengan event ini. Itu pertanyaan standar reporter bicara persiapan event yang lebih besar. Mungkin si reporternya bingung, mau tanya apa yaaaaa?

Maklumlah brosist, reporter yang diutus portal ini hanya mahasiswa magang yang sedang menyusun kripsi dari sebuah prguruan tinggi Jakarta. Daaaaan, maniakmotor.com ditunjuk untuk tempat mereka memperdalam ilmu tulis menulis. Sebelumnya para anak muda ini hanya biasa menulis surat cinta pada pacarnya. Atau paling tinggi kirim surat ke kampung minta uang kos pada orang tua. Mantap, yaaa…

Ya sudah, tetapi dengan jawaban spontan Cep Sena, bahwa seorang tracker harus siap kapan saja. Jadi tidak ada yang disebut pemanasan. Maksudnya, setiap waktu dia mengolah fisik agar siap tampil. “Ya, kalau nggak begitu, sulit juara. Bukan hanya itu, siap fisik demi keamanan diri sendiri. Olahraga grasstrack fisik penentunya,” dukung Egi Aldilah, pembalap 21 tahun yanng ditemui di paddock ck Irgi Aditya Racing Team (IART).

 IART dengan konstum yang kayaknya baru dijahit atau dibeli karena masih kinclong bangat, rupanya  menjaga kostumnya tetap bersih di trek yang sempat disiram hujan itu. Hahahaha, becanda brosist. Singkatnya IART juga bukan untuk pemanasan tapi memang, timnya harus siap tampil. “Apalagi bila eventnya di Banten, ya harus ikut dan berarti selalu siap,” timpal Yana Ya Mochin, mekanik IART yang mengaku sering mengelus kuda besi garuk tanah andalan IART. Kalau hanya dielus tanpa dirisset dan disetting, nggak lari juga bro.

Ketua Panitia Baharudin Insani menuturkan ini kali kedua mereka membuat lomba garuk tanah. Katanya yang pertama di belakang kebun rumahnya. Ah, yang benar? Iya, berarti kebunnya gueeeeede banget dong. “Sekarang ini baru Tigaraksa.   Sirkuit ini sebenarnya sudah ada sebelumnya, tapi kami menambahkan beberapa variasi medan yang menantang,” ujar Bahrudin.

Percoyo, pak. Ghal

BERITA TERKAIT:

Hasil Supergrasstrack Tigaraksa, Banten, 24 Februari 2013

Grand Final Grasstrack 2012, Bukti Kompetisi Rapat..!

Grand Final Kejurnas Grasstrack, Bebek Pemula Yang Rata


BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353